Home ENERGI PGN Komitmen Kembangkan Infrastruktur Gas Di Sumbagut
ENERGI

PGN Komitmen Kembangkan Infrastruktur Gas Di Sumbagut

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Demi meningkatkan kinerjanya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan mengembangkan infrastruktur dan layanan gas bumi di kawasan industri Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Dengan pengembangan ini perusahaan menargetkan bisa menyalurkan gas kepada sektor industri dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah.

Direktur Komersial PGN, Faris Aziz, menjelaskan sebagai sub-holding gas, perseroan setelah merealisasikan kebijakan penetapan harga gas sektor industri tertentu sebesar USD6 per MMBtu (Million British Thermal Unit). Adapun, pemberlakuan harga tersebut telah direalisasikan salah satunya di wilayah Medan untuk 19 pelanggan. Wilayah operasi PGN area Sumbagut meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Simalungun.

“Di Simalungun, PT Pertagas Niaga telah menyalurkan gas bumi ke KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Sei Mangkei sebesar 3.600 MMBtu per hari untuk PT Unilever Oleochemical Indonesia yang menjadi konsumen gas terbesar dengan volume pemakaian sekitar 2.400 MMBtu per hari,” ujar Faris dalam keterangannya, Minggu (5/7).

Di KEK Sei Mangkei, aktivitas produksi industri oleokimia mampu menghasilkan 200.000 ton per tahun produk oleokimia seperti fatty acid surfactant, gliserin, dan  coap doodle. KEK Sei Mangkei telah terakses dengan infrastruktur gas bumi melalui pipa transmisi Belawan – Sei Mangkei sepanjang 500 km yang dioperasikan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas).

“Wilayah Sumbagut adalah salah satu wilayah potensial yang dapat bertumbuh lebih cepat dengan tersedianya energi baik gas bumi dengan harga yang kompetitif, khususnya di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei yang dibangun pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah,” paparnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...