Home ENERGI Harum Energy Beli 685 Juta Lembar Saham Perusahaan Tambang Australia
ENERGI

Harum Energy Beli 685 Juta Lembar Saham Perusahaan Tambang Australia

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Harum Energy Tbk (HRUM) melakukan transaksi pembelian saham perusahaan tambang asal Australia, Nickel Mines Limited dengan harga jual beli senilai AUD34,26 juta atau setara Rp339,22 miliar dengan kurs Rp9.900 per AUD.

Direktur Utama Harum Energy, Ray Agunara menjelaskan, perseroan telah membeli sebanyak 68.530.577 saham Nickel Mines Limited atau setara dengan 3,22 persen saham. Transaksi ini terjadi pada 29 Mei 2020 lalu.

“Tidak ada dampak dari transaksi pembelian saham terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten,” kata Ray, Rabu (3/6).

Nickel Mines Limited sendiri adalah perusahaan publik asal Australia yang bergerak di bisnis tambang yang memproduksi nickel pig iron (NPI). Salah satu bahan utama dalam produksi baja tahan karat (stainless steel). Perusahaan ini tercatat di bursa saham Australia pada 20 Agustus 2018 lalu.

“Nickel Mines memegang kepemilikan 60 persen di proyek Hengjaya Nickel dan Ranger Nickel, keduanya mengoperasikan pabrik Rotary Kiln Electric Furnace ( RKEF ) yang memproduksi NPI di Indonesia Morowali Industrial Park,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...