Home ENERGI Kinerja Indika Energy Tahun 2019 Merugi
ENERGI

Kinerja Indika Energy Tahun 2019 Merugi

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com 

Kinerja PT Indika Energy Tbk. (Perseroan) atau INDY sepanjang tahun 2019 mengalami penyusutan. Hal itu terlihat dari laporan keuangan yang mampu mencetak pendapatan sebesar USD2.782,7 juta. Jumlah ini 6,1 persen lebih rendah dari capaian tahun 2018 sebesar USD2.962,9 juta.

Arsjad Rasjid, Direktur Utama INDY menyatakan perseroan mengalami kerugian sebesar USD18,2 juta. Sementara di tahun 2018 perseroan mampu mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD80,1 juta. Meski mengalami kerugian, Perseroan tetap mencetak laba inti sebesar USD75,5 juta di tahun 2019.

Dijelaskannya meskipun mengalami kerugian INDY tetap membagikan dividen sebesar USD30 juta atau sebesar USD0,005758 per saham. Keputusan ini ditetapkan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilakukan hari ini, Rabu (22/4). Dijelaskan Arsjad dengan kondisi kurang baik tersebut INDY tetap berupaya untuk terus melakukan inovasi agar nantinya bisa memberikan dampak positif bagi perseroan khususnya pemegang saham.

“Sepanjang tahun 2019, Indika Energy terus mendorong sinergi yang berkesinambungan terkait efisiensi
dan produktivitas di seluruh unit usaha. Kami juga mengambil langkah untuk mengembangkan dan mendiversifikasi portofolio kami dengan berinvestasi di bisnis non-batubara, melalui kompetensi kami yang telah terbukti di bidang pertambangan, digitalisasi, dan penciptaan pertumbuhan untuk industri nasional,” tutur Arsjad dalam keterangan persnya.

Dia menambahkan bahwa perseroan akan terus bersinergi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas demi mendorong kinerja perseroan dengan selalu memperhatikan aspek ESG (Environmental, Social, and Governance). Sejak tahun 2018, pihaknya telah melakukan diversifikasi bisnis dan terus melihat berbagai peluang usaha di sektor non batubara.

“Di tahun 2020 ini kami akan terus mengoptimalkan kinerja dan mengeksplorasi berbagai bisnis baru yang potensial. Indika Energy berharap dapat terus berkontribusi terhadap pembangunan nasional dan membantu membangkitkan perekonomian Indonesia yang terimbas pandemi COVID-19,” pungkas Arsjad. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...