Home ENERGI Alfa Research : Langkah Pemerintah Hentikan Ekspor Bijih Nikel Sudah Tepat
ENERGI

Alfa Research : Langkah Pemerintah Hentikan Ekspor Bijih Nikel Sudah Tepat

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman mengatakan, percepatan penghentian izin ekspor bijih nikel merupakan kebijakan yang tepat. Pasalnya, selain untuk mengejar nilai tambah dan menjaga cadangan nikel yang menipis, kebijakan itu juga sudah tepat mengingat rencana Indonesia yang ingin mengembangkan industri baterai untuk kendaraan listrik.

“Kalau perlu tidak hanya untuk nikel. Tetapi juga kandungan mineral lain seperti bauksit, tembaga, cobalt, dan lain-lain,” kata Ferdy di Jakarta, Selasa (3/9).

Ferdy mengatakan, selama ini paradigma industri pertambangan mineral di Indonesia memang bersifat ekstraktif. Industri mineral hanya mengekspor hasil mineral dalam bentuk mentah.

Menurutnya, investasi untuk membangun smelter nikel jauh lebih murah. Investasi untuk membangun satu smelter nikel yang dibutuhkan adalah USD 600 juta sampai USD 900 juta. Bandingkan dengan investasi yang dibutuhkan untuk membangun satu smelter tembaga yang bisa mencapai USD 2,3 miliar.

Sejauh ini, menurut Ferdy, sudah ada 11 smelter nikel yang terbangun di Indonesia. Selain itu, masih ada 25 smelter nikel yang masih dalam proses pembangunan. Kelak Indonesia memiliki 36 smelter nikel.

“Karena ada industri turunan yang bisa dibangun jika Indonesia serius melakukan hilirisasi di industri pertambangan nikel,” tuturnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...