Home ENERGI Kinerja Medco Energi Di Semester I 2019 Membaik
ENERGI

Kinerja Medco Energi Di Semester I 2019 Membaik

Share
kinerja medco energi di semester i 2019 membaik
kinerja medco energi di semester i 2019 membaik
Share

Jakarta, situsenergy.com

Kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk [MEDC] pada paruh pertama tahun ini menunjukkan produktifitas yang cukup baik. Bahkan Ebitda juga tercatat lebih besar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Direktur MEDC, Ronald Gunawan, mengatakan bukti produktifitas yang cukup baik ini ditunjukkan dengan keberlangsungan integrasi aset-aset serta organisasi Ophir Energy Plc dengan Medco yang berjalan lancar. Sementara dari sisi ebitda, pada periode tersebut tercatat sebesar USD343 juta dengan marjin sebesar 55 persen. Kemudian untuk ebitda pro forma Ophir sebesar USD450 juta atau lebih tinggi 50 persen dari tahun sebelumnya.

“Hasil ini termasuk kinerja Ophir di bawah kendali Medco Energy. Kita terus berupaya untuk tingkatkan portofolio Medco dan Ophir,” ujar Ronald dalam public expose live di lantai bursa efek Indonesia (BEI), Senin (19/8).

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa akuisisi dan penghapusan saham Ophir telah dinyatakan selesai. Di saat yang sama likuiditas MEDC tetap kuat dengan setara kas mencapai USD838 juta.

“Waktu kita ambil Ophir itu kita lihat aset di Afrika, Bangladesh, Vietnam, Malaysia bahkan yang di dalam negeri, Papua, kita lihat aset yang high risk yang perlu investestasi sangat besar, jadi kita dalam rencana untuk menata aset-aset tersebut,” sambungnya.

Sementara itu terkait dengan belanja modal atau capital expenditure (capex), tahun ini MEDC menganggarkan USD350 juta dan pro forma Ophir sebesar USD400 juta. Diharapkan dengan berbagai keberhasilan dalam menjalankan aktifitas bisnis, termasuk akuisisi Ophir, kinerja MEDC hingga akhir tahun dapat lebih meningkat.

“Setelah kita gabungkan perusahaan yang pertama kita lakukan adalah integrasi sistemnya dalam bidang keuangan, dalam bidang suplay chain, kemudian health and risk. Dengan intergrasi ini kita harapkan busa temukan sinergi sehingga bisa melakukan efisiensi usaha sekitar 30 juta dolar pertahun,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, produksi minyak dan gas MEDC hingga semester I 2019 sebesar 96 mboepd dan 120 mboepd pro forma Ophir. Diharapkan tahun ini bisa menyentuh level 1000 mboepd untuk produksi minyak dan gas MEDC dan 110 mboepd untuk pro forma Ophir. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...