Home ENERGI Jonan, Tunjuk Fatar Yani Abdurrahman Sebagai Wakil SKK Migas Baru
ENERGI

Jonan, Tunjuk Fatar Yani Abdurrahman Sebagai Wakil SKK Migas Baru

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali merombak struktur organisasi Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Tercatat Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar dilengserkan dan diganti oleh Fatar Yani Abdurrahman. Sukandar sendiri menjabat sebagai Wakil SKK Migas sejak Mei 2017 lalu.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, rotasi pejabat di lembaga pemerintahan adalah hal yang biasa. Khusus untui di SKK Migas, Sukandar digantikan Fatar Yani karena Sukandar telah memasuki masa pensiun. Penggantian kali ini bukan karena dilatarbelakangi isu macam-macam melainkan murni karena memang sudah waktunya.

“Ini promosi, hanya menggantikan yang pensiun. Selamat Pak Fatar yang menggantikan Sukandar yang hari ini persis usia 60 tahun, jadi harus pensiun,” kata Jonan disela pelantikan di Kementerian ESDM Jakarta, Senin (12/8).

Sementara itu, Fatar Yani sendiri bukan orang baru di industri migas. Dia telah memulai karir di dunia migas sejak 30 tahun lalu atau pada 1989 di PT Arun LNG. Karirnya kemudian berlanjut di AsPac and Middle East (ExxonMobil) sejak 2001 hingga 2006. Kemudian melanjutkan karir di perusahaan minyak Amerika Serikat lainnya, ConocoPhillips sebagai Field Operation Manager pada 2006 hingga 2009.

“Sebelum berkarir di SKK Migas, Fatar Yani sempat berkarir di Shell dan dilanjutkan ke Petronas, perusahaan migas asal Malaysia,” pungkas Jonan. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...