Home ENERGI Distribusi & Penyediaan BBM Natal dan Tahun Baru Aman
ENERGI

Distribusi & Penyediaan BBM Natal dan Tahun Baru Aman

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama menyambut Natal dan tahun baru 2018 berjalan normal. Hal tersebut diungkapkan oleh Muhammad Ibnu Fajar, Komite POSKO Nasional ESDM dari BPH Migas pada sejumlah media,  Senin (8/1/2018) di Jakarta.

Menurutnya, kendati demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pelaksanaan POSKO Nasional ESDM di masa mendatang.

“Pemenuhan kebutuhan BBM khususnya jenis Premium sesuai Kuota JBKP untuk mencegah antrian. Melanjutkan pelayanan ekstra serta peningkatan inovasi pelayanan penyediaan BBM, LPG, dan Listrik,” katanya.

Selanjutnya, kata M. Fajar, meningkatkan koordinasi dengan stakeholder di bidang perhubungan. Disamping itu, lanjutnya, mensosialisasikan Nomor Kontak Posko untuk dapat diketahu kepada masyarakat

“BPH Migas selaku Koordinator Posko ESDM Nasional juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan posko, sehingga posko Nasional ESDM dapat berlangsung dengan lancar sesuai dengan harapan sampai dengan selesainya masa tugas,” tandas M. Fajar.

Seperti diketahui, sesuai instruksi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang menunjuk Kepala BPH Migas sebagai Koordinator Posko Nasional ESDM untuk Hari Raya Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru 2018 sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 4358 K/73/MEM/2017 tanggal 19 Desember 2017 tentang Tim Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral dalam Rangka Koordinasi dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak, Gas, Listrik, dan Antisipasi Kebencanaan Geologi untuk Mengamankan Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

BPH Migas tidak hanya mengkoordinasikan terkait penyediaan dan pendistribusian BBM saja, tetapi juga mengkoordinasikan seluruh sektor ESDM lainnya yaitu kelistrikan, LPG, BBG, Objek Vital sektor Migas termasuk juga pemantauan potensi bencana (Geologi). Posko Nasional ESDM telah berjalan 22 hari sejak 18 Desember 2017 dan berakhir pada tanggal 8 Januari 2018.

Selain adanya Posko Nasional ESDM di kantor BPH Migas, Kementerian ESDM bersama BPH Migas, PT Pertamina (Persero), dan PT. AKR Corporindo telah melakukan monitoring lapangan di TBBM, beberapa penyalur SPBU,

Pelabuhan Penyeberangan (ASDP), jalur tol rawan macet dan jalur reguler yang berpotensi terjadi kekurangan pasokan BBM hingga monitoring lapangan di wilayah 3T untuk memastikan kondisi pasokan ketersediaan dan penyaluran BBM.

Pemantauan Lapangan dilakukan di: 25 wilayah/lokasi/titik yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTT, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...