Logo SitusEnergi
2018 Pertamina Siapkan Capex US$ 6 Miliar 2018 Pertamina Siapkan Capex US$ 6 Miliar
Jakarta, SitusEnergy.com  PT Pertamina (Persero) menyiapkan belanja modal / Capital Expenditure (Capex) sedikitnya USD6 miliar tahun ini untuk pengembangan beberapa lini usaha. Salah satu... 2018 Pertamina Siapkan Capex US$ 6 Miliar

Jakarta, SitusEnergy.com 

PT Pertamina (Persero) menyiapkan belanja modal / Capital Expenditure (Capex) sedikitnya USD6 miliar tahun ini untuk pengembangan beberapa lini usaha. Salah satu yang paling penting adalah rencana untuk melakukan perluasan usaha hulu di Algeria, yang mana BUMN ‘Pelat Merah’ ini berencana menggarap Blok MLN 2 di negara benua Afrika tersebut.

“Capex tahun ini sekitar USD6 miliar, 60 persen nya untuk pengembangan hulu dan 40 persennya untuk hilir, termasuk untuk pengembangan di upstream, meningkatkan produksi minyak dan gas, termasuk meningkatkan kilang-kilang,” ujar Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina, Gigih Prakoso di Jakarta, Rabu (21/3).

Gigih mengungkapkan, khusus untuk di Algeria, Pertamina saat ini memang sudah beroperasi di sana yaitu di Blok MLN 1. Sementara itu, kata dia, untuk pengembangan usaha di sana, Pertamina memang berencana untuk menggarap Blok disebelahnya, yakni Blok MLN 2.

“Algeria memang sudah menjadi daerah operasi kita di luar negeri. Kita sudah punya exist gak operasional sisanya. Tapi kita perlu pengembangan untuk meningkatkan produksi dan memperluas daerah-daerah yang kita kuasai. Untuk Capex, sudah termasuk yang 60 persen tadi (rencana pengembangan hulu),” jelasnya.

BACA JUGA   Laju Penguatan Harga Minyak Tertahan Kekhawatiran Lonjakan Kasus Corona

Pengembangan daerah operasi di Algeria itu, ujar Gigih, merupakan salah satu upaya dari perseroan untuk peningkatan aset perusahaan. “Ini masih dibahas dengan Sonatra (perusahaan migas Algeria). Harapannya tahun ini bisa goal. Nilai investasi belum bisa diungkap, karena masih dibicarakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menterii ESDM Arcandra Tahar mengaku telah menyampaikan niat PT Pertamina (Persero) untuk memperluas Wilayah Kerja (WK) Migas di negara Aljazair kepada pemerintah di negara itu. Menurut Arcandra, Pertamina berniat untuk menggarap WK migas yang terletak di samping Blok MLN yang saat ini digarap olehnya di negara benua Afrika tersebut.

Pemerintah, kata Arcandra, sangat mendukung rencana ekspansi usaha tersebut. Meskipun kerjasama usaha itu sifatnya business toko business (B to B), namun pemerintah tetap mendukung Pertamina untuk dalam hal mendapatkan fasilitas usaha di negara tersebut.  “Pemerintah hanya memfasilitasi hubungan antara Pertamina dengan Sonatra,” tuturnya.

Dirinya berharap, dari kunjungannya tersebut bisa menghasilkan kerjasama yang lebih baik antara Indonesia dengan Aljazair, termasuk juga dari kedua perusahaan migas yang saling bekerjasama. (SNU)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *