Home MIGAS Tak Hanya Di KPI, Pergantian Direksi Juga Terjadi di Anak Perusahaan Pertamina Lainnya
MIGAS

Tak Hanya Di KPI, Pergantian Direksi Juga Terjadi di Anak Perusahaan Pertamina Lainnya

Share
11 Kesimpulan RDP Pertamina, Patra Niaga dan KPI Dengan Komisi VI DPR
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Pergantian direksi di tubuh anak usaha PT Pertamina (Persero), Selasa (15/3/2022) kemarin ternyata tidak hanya terjadi di sub holding refinery and petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) saja tapi juga di beberapa sub holding lainnya.

Seperti yang terjadi di PT Pertamina Gas (Pertagas). Bagian dari subholding Gas di Indonesia yang berperan dalam usaha niaga gas, transportasi gas, pemrosesan gas dan distribusi gas, serta bisnis lainnya yang terkait dengan gas alam dan produk turunannya ini juga memiliki pimpinan baru.

Gamal Imam Santoso yang sebelumnya duduk sebagai Direktur Utama PT Transportasi Gas Indonesia (Transgasindo/TGI) terhitung mulai 15 Maret 2022 diberikan kepercayaan memimpin Pertagas menggantikan Wiko Mirgantoro yang bergeser tugas ke PT Pertamina Hulu Energi. Sementara yang menggantikan Gamal di PT Transportasi Gas Indonesia (TGI/Transgasindo) adalah AA Bagus Putra.

Selain itu, pergantian direksi juga terjadi di beberapa anak perusahaan Pertamina lainnya diantaranya, Mia Krishna Anggaraini ditunjuk sebagai Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT Pertamina Patra Niaga (PPN). Kemudian Arief Sukmara sebagai Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT Pertamina Internasional Shipping (PIS) serta Fadjar Judisiawan ditunjuk sebagai Direktur Keuangan dan Umum PT Patra Jasa.

PT Pertamina Gas adalah perusahaan yang bergerak dalam sektor midstream dan downstream industri gas Indonesia yang dimiliki oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) dan PT Pertamina (Persero) dan merupakan bagian dari subholding Gas di Indonesia.

PT Pertamina Gas didirikan pada 23 Februari 2007 untuk memenuhi ketentuan UU No. 22/2001 dan adanya peningkatan kebutuhan komoditas gas di Indonesia sebagai alternatif energi pengganti bahan bakar minyak yang ramah lingkungan.

Upaya ini sekaligus akan memberikan nilai tambah pengusahaan gas. Secara berkelanjutan Pertagas mengembangkan bisnisnya dengan pengembangan ruas pipa transmisi gas baru, jaringan gas rumah tangga baru dan proyek-proyek fasilitas gas lainnya di seluruh Indonesia demi menjamin kebutuhan pasokan energi domestik. Usaha tersebut akan memberikan nilai tambah kepada bisnis gas di Indonesia.(SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Bongkar Kinerja 2025! Produksi Migas Tembus 157 Ribu BOEPD, Laba Nyaris USD 900 Juta

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memamerkan sederet capaian penting sepanjang...

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...