Home LISTRIK PLN Bangun PLTS Terapung 92 MWp di Waduk Saguling, Perkuat Transisi Energi Bersih
LISTRIK

PLN Bangun PLTS Terapung 92 MWp di Waduk Saguling, Perkuat Transisi Energi Bersih

Share
PLN Bangun PLTS Terapung 92 MWp di Waduk Saguling, Perkuat Transisi Energi Bersih
Pada agenda Project Commencement Ceremony PLTS Terapung Saguling pada Kamis (25/9), Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta mengatakan bahwa proyek ini merupakan salah satu implementasi komitmen PLN IP dalam meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT). Ia menyebut kehadiran PLTS Terapung Saguling tidak hanya menghadirkan pasokan listrik hijau, tetapi juga memberikan manfaat berlapis bagi masyarakat.
Share

Bandung, Situsenergi.com

PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Indonesia Power resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Saguling di Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Proyek berkapasitas 92 megawatt peak (MWp) ini ditargetkan beroperasi secara komersial pada November 2026.

PLTS terapung tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 130 gigawatt hour (GWh) listrik per tahun. Energi itu cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 24.000 rumah tangga sekaligus menekan emisi karbon hingga 104.000 ton COâ‚‚ per tahun.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menilai proyek ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, selain mendukung transisi energi nasional, pembangkit ini juga memberi dampak langsung berupa pasokan listrik andal, peluang kerja, serta peningkatan kualitas lingkungan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan PLTS Terapung Saguling menjadi tonggak penting transformasi energi hijau di Indonesia. Ia menekankan, pembangkit ini tidak hanya menghadirkan listrik bersih, tetapi juga memperkuat ketahanan energi di Jawa Barat.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta, menyebut proyek ini merupakan wujud kontribusi PLN IP dalam menghadirkan energi berkelanjutan. Ia menekankan, pelaksanaan proyek mengedepankan efisiensi, keberlanjutan, dan partisipasi masyarakat lokal.

Bernardus juga menjelaskan, proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Perpres No.109/2020 ini memanfaatkan kurang dari 5 persen total area Waduk Saguling. Dengan begitu, fungsi utama waduk sebagai irigasi dan pembangkit listrik tenaga air tetap terjaga.

Selain itu, penggunaan teknologi floating PV dinilai mampu meningkatkan efisiensi panel surya, mengurangi penguapan air, serta tetap menjaga ekosistem waduk.

Langkah ini mempertegas komitmen PLN memperluas bauran energi baru terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil, sejalan dengan agenda transisi energi nasional. (*)

Share

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pemerintah Siapkan Skema Insentif Nonfiskal dan Fiskal untuk Mobil Hybrid serta REEV

Jakarta, Situsenergi.com Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong pemberian insentif nonfiskal bagi...

Kemarau Bikin PLTA Tertekan, PLN Gaspol Tambah Daya 50 MW di Sulawesi!

Sigi, Situsenergi.com Ancaman penurunan pasokan listrik akibat kemarau berkepanjangan mendorong PT PLN...

Bayar Listrik Tak Perlu Jauh-jauh! PLN Gandeng Koperasi Merah Putih di Jabar

Bandung, Situsenergi.com Warga desa di Jawa Barat berpeluang mengakses layanan transaksi listrik...

Listrik Gratis Masuk Dusun Karawang, Kisah Warga Ini Bikin Haru!

Karawang, Situsenergi.com Pemerintah bersama PT PLN (Persero) mempercepat pemerataan akses listrik melalui...