Home LISTRIK Listrik Gratis Masuk Dusun Karawang, Kisah Warga Ini Bikin Haru!
LISTRIKUncategorized

Listrik Gratis Masuk Dusun Karawang, Kisah Warga Ini Bikin Haru!

Share
Share

Karawang, Situsenergi.com

Pemerintah bersama PT PLN (Persero) mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Upaya ini menyasar masyarakat yang belum menikmati layanan listrik secara memadai, termasuk warga di Dusun Prau Bosok, Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meresmikan sambungan listrik BPBL di wilayah tersebut pada Kamis (15/10). Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat berhak memperoleh layanan listrik sebagai bagian dari keadilan sosial.

“Jadi itu yang pemerintah lakukan, agar semua desa dan dusun wajib untuk mereka mendapatkan hak yang sama, yaitu manfaat pelayanan daripada listrik. Dan listrik ini keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Bahlil.

Lisdes dan BPBL Perluas Akses Listrik

Melalui BPBL, pemerintah memberikan bantuan berupa instalasi listrik rumah, Sertifikat Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan dengan daya 900 VA, serta token listrik perdana senilai Rp100.000 bagi warga tidak mampu.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

Bahlil menjelaskan bahwa Lisdes dan BPBL saling melengkapi. Lisdes memperluas jaringan listrik ke wilayah yang belum terjangkau, sedangkan BPBL membantu rumah tangga kurang mampu mendapatkan sambungan listrik secara gratis.

Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Edwin Nugraha Putra, menyatakan PLN siap mempercepat pemerataan layanan melalui pembangunan jaringan dan gardu distribusi.

“PLN siap menjalankan amanah pemerintah untuk menghadirkan listrik hingga ke dusun-dusun yang belum terjangkau. Kami terus membangun jaringan dan gardu distribusi agar masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang layak,” ujar Edwin.

Infrastruktur PLN Layani Ribuan Pelanggan

Sepanjang 2025, PLN membangun infrastruktur Lisdes di 210 lokasi di Jawa Barat. Pembangunan itu mencakup Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 46,82 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 182,78 kms, serta gardu distribusi berkapasitas total 3.700 kilovolt-ampere (kVA) untuk melayani 6.392 pelanggan.

Khusus di Dusun Prau Bosok, PLN membangun JTM sepanjang 0,549 kms, JTR sepanjang 0,91 kms, dan satu gardu distribusi berkapasitas 50 kVA. Infrastruktur tersebut membuka akses listrik bagi 62 calon pelanggan rumah tangga.

PLN juga memastikan sistem kelistrikan Jawa Barat yang terintegrasi dengan Sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali) tetap aman dan normal, dengan pasokan serta cadangan daya yang memadai.

Tak Lagi Menumpang Listrik Tetangga

Bagi Ono Taryono, warga Desa Muara Baru yang menerima bantuan BPBL, sambungan listrik mandiri membawa perubahan nyata bagi keluarganya. Sebelumnya, ia harus bergantung pada listrik milik tetangga dengan waktu penggunaan terbatas.

“Dulu saya menumpang listrik ke tetangga. Listriknya hanya bisa digunakan mulai pukul 18.00 hingga pagi hari,” ujar Ono.

Kini, keluarganya bisa menjalankan aktivitas dengan lebih leluasa. Anak-anaknya pun dapat belajar pada malam hari tanpa harus menghadapi kondisi rumah yang gelap.

“Sebelum ada listrik sendiri, anak-anak kesulitan belajar karena kondisi gelap dan mereka juga takut. Sekarang, dengan adanya listrik di rumah, mereka bisa belajar dengan lebih nyaman,” pungkasnya.

Program Lisdes dan BPBL menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas manfaat listrik hingga ke tingkat dusun. Selain menghadirkan penerangan, akses listrik juga membantu keluarga menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kabar Baik! Bio-CNG Mulai Dipasok untuk PLTGU Belawan

Jakarta, Situsenergi.com Pemanfaatan energi terbarukan mulai diterapkan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas...

PLN Buka Peluang Cuan Baru di Koperasi Merah Putih, 107 Desa Sudah Gabung!

Klaten, Situsenergi.com Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai mendapat peluang usaha tambahan...

Kursi Bos PLN Berganti! Suroso Isnandar Ambil Alih, Ini Agenda Besarnya

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) resmi memiliki direktur utama baru. Rapat Umum...

PLN Sabet Dua Gelar di CX100 Award 2026, Servis Jadi Senjata Baru BUMN!

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) mengantongi dua pencapaian sekaligus dalam ajang Danantara...