Logo SitusEnergi
PLN Akui TKDN di Proyek 35.000 MW Masih Sangat Rendah PLN Akui TKDN di Proyek 35.000 MW Masih Sangat Rendah
Jakarta, situsenergy.com Pembangunan proyek pembangkit tenaga listrik berkapasitas 35.000 MegaWatt (MW) yang digadang-gadang bakal menyerap hasil industri kelistrikan dalam negeri, ternyata masih jauh dari... PLN Akui TKDN di Proyek 35.000 MW Masih Sangat Rendah

Jakarta, situsenergy.com

Pembangunan proyek pembangkit tenaga listrik berkapasitas 35.000 MegaWatt (MW) yang digadang-gadang bakal menyerap hasil industri kelistrikan dalam negeri, ternyata masih jauh dari harapan. PLN sendiri mengakui, pada proyek-proyek pembangkit listrik berkapasitas 1.000 MW, hanya sekitar 25 persen saja komponen dalam negeri yang bisa terserap.

Direktur Strategis 2 PLN Iwan Santoso mengatakan, meski PLN sendiri telah berusaha menegosiasikan dengan produsen listri swasta / Independent Power Producer (IPP) terkait penggunaan komponen lokal, namun pada prakteknya hanya bagian terkecil saja yang bisa disupport oleh industri dalam negeri.

“TKDN-nya masih sangat rendah, saya sendiri mengalami ketika negosiasi salah satu PLTU 1000 Mega watt waktu itu diminta supaya TKDNnya 25 persen, 25 persen saja, tidak usah 45 persen, ternyata sulit sekali, sangat – sangat sulit, broiler, turbin sangat tinggi. Tetapi kalo kita liat dan ini menjadi masukan juga,” ujar Iwan di Jakarta, Rabu (22/11).

Namun demikian, diakui olehnya untuk pembangunan pembangkit listrik berkapasitas kecil semisal 100 MW, sebagian besar komponennya telah mampu disupport oleh industri dalam negeri. “Untuk PLTU kelas 100 mega watt, ini hampir seluruh komponennya bisa dibuat di dalam negeri, walaupun bahan bakunya impor, hampir semuanya, untuk 100 mega watt hanya 2 yang gak bisa yaitu turbin dan generatorn,” pungkasnya. (SNU)

BACA JUGA   Jokowi Klaim B30 Hemat Rp 830 M, Pertamina Siap Sukseskan

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *