Logo SitusEnergi
Pertamina Uji Pasar Dexlite di Gunungsitoli Pertamina Uji Pasar Dexlite di Gunungsitoli
Jakarta, situsenergy.com PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melakukan uji pasar produk bahan bakar diesel jenis Dexlite di Kota Gunungsitoli, Pulau Nias,... Pertamina Uji Pasar Dexlite di Gunungsitoli

Jakarta, situsenergy.com

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melakukan uji pasar produk bahan bakar diesel jenis Dexlite di Kota Gunungsitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara.

Uji pasar dihadiri antara lain Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua bersama jajaran muspida dan General Manager Pertamina MOR I Erry Widiastono beserta tim manajemen Pertamina.

“Dexlite merupakan produk BBM untuk kendaraan bermesin diesel dari Pertamina yang memiliki angka cetane 51 dan kadar sulfur 1.200 ppm. Produk ini tentunya lebih baik dari Solar yang memiliki angka cetane 48 dan kadar sulfur 3.500 ppm,” kata Erry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/10).

Produk Dexlite, lanjutnya, menjadi bahan bakar yang aman bagi mesin dan ramah lingkungan. Menurut dia, pada uji pasar perdananya di Gunungsitoli, Pertamina menyediakan sebanyak 16 kiloliter Dexlite melalui dua dari delapan SPBU yang ada di kota tersebut.

Ke depan, Pertamina segera memperluas penyediaan Dexlite di Kota Gunungsitoli. “Pertamina memiliki harapan bahwa produk Dexlite ini akan memenuhi kebutuhan masyarakat di Gunungsitoli akan bahan bakar diesel yang berkualitas yang tentunya memiliki dampak lingkungan lebih baik,” ujar Erry.

BACA JUGA   Tak Langgar UU, Subholding Pertamina Ciptakan Nilai Tambah Lebih Besar

Sebelumnya, Pertamina MOR I menggelar uji performa Dexlite di rute Medan-Banda Aceh pada 15 September 2017. Kegiatan itu merupakan kerja sama Pertamina MOR I dengan biro bus Sempati Star, Medan.

Menggunakan satu unit armada bus Sempati Star yang telah diisi penuh dengan Dexlite, seluruh peserta kegiatan menempuh perjalanan sejauh 637 kilometer dari Medan menuju Banda Aceh. Rizal, pengemudi bus Sempati Star mengatakan dengan Dexlite, tarikan mesin kendaraan menjadi lebih baik dan suara mesin lebih halus.

“Setelah memakai Dexlite, terasa sekali perubahan pada tarikan mesin kendaraan menjadi lebih baik, suara mesin juga semakin halus,” ujarnya.

Semenjak diluncurkan pada Juni 2016, Dexlite menjadi bahan bakar diesel yang digemari konsumen di Sumatera Utara.

Penjualan Dexlite mencapai 16.555 kiloliter dengan penyaluran harian sebesar 36.225 liter sejak diluncurkan. Hingga September 2017, tercatat 142 SPBU di seluruh wilayah Sumatera Utara menyediakan Dexlite. Dengan harga Rp7.300 per liter, Dexlite bisa digunakan menempuh jarak 16-20 kilometer, sementara bila menggunakan Biosolar hanya 12-14 km. (ert)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *