Home MIGAS Perluas Jaringan Gas Bumi ke Berbagai Wilayah, PGN Terus Bangun Infrastruktur
MIGAS

Perluas Jaringan Gas Bumi ke Berbagai Wilayah, PGN Terus Bangun Infrastruktur

Share
PGN Bagi-bagi Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021, Per Lembar Saham Dapat Rp 124,42
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT PGN Tbk akan terus berinisiatif dalam membangun infrastruktur guna memperluas jaringan gas bumi ke berbagai wilayah. Ke depan inisiatif PGN adalah akan mengembangkan infrastruktur beyond pipeline agar dapat melayani kebutuhan gas bumi di lokasi yang jauh dari jaringan pipa gas bumi.

“Penggunaan gas bumi pada sektor industri dan komersial dapat lebih bersih dan efisien, sehingga harapannya dapat benar-benar menjadi katalis perkembangan industri serta menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar,” kata GM PGN Sales Operation Region (SOR) 3 Jatim-Jateng Iwan Yuli Widyastanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Menurut Iwan, untuk sektor industri di Jawa Timur, PGN sudah melayani lebih dari 500 industri dari berbagai sektor seperti makanan, kimia, logam, dan kayu. Melalui penggunaan gas bumi, para pelanggan industri di Jawa Timur dapat meningkatkan efisiensi, sehingga daya saing meningkat. Selain itu pihaknya juga melayani 300 ritel atau komersial.

“Pembangunan infrastruktur, kesediaan pasokan gas, dan layanan gas bumi lainnya, kami harapkan dapat mendukung wilayah Jawa Timur dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri,” ujar Iwan

Pihaknya juga memasok gas bumi ke PT Garam (Persero), yang berlokasi di Kawasan Industri Garam Segoromadu-Gresik, Jawa Timur, mulai awal Februari 2022. Ia mengungkapkan, pemanfaatan gas bumi PGN tersebut mampu meningkatkan efisiensi pemakaian bahan bakar PT Garam dalam memproduksi garam hingga 30 persen.

“Kami senang sekali, salah satu industri produsen garam di Jawa Timur memutuskan untuk menggunakan gas bumi PGN. Dari penggunaan gas bumi ini, PT Garam akan mendapatkan efisiensi biaya bahan bakar sekitar 30 persen. Ke depan, kami berkomitmen menjaga keandalan layanan dan berharap nilai lebih dari gas bumi ini mampu memberi manfaat nyata bagi produktivitas PT Garam,” papar Iwan.

Disebutkan, pasokan ke PT Garam tersebut menambah pelanggan PGN di sektor industri sekaligus menyukseskan program sinergi BUMN.

“PGN SOR 3 melaksanakan gas in atau penyaluran perdana gas bumi ke PT Garam pada minggu pertama Februari 2022 dengan kebutuhan gas bumi antara 350-1.750 MMBTU. Gas tersebut akan dimanfaatkan untuk memproduksi garam,” ungkapnya.(Ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Modernisasi Pelabuhan, Pertamina Trans Kontinental Unjuk Gigi di AS

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memaparkan keandalan bisnis maritim perusahaan...

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Raup Rp200 Juta dari Sampah

Jakarta, situsenergi.com Kampung Cemara di Gang Hijau Cemara, Koja, Jakarta Utara, mengubah...

Pertamina Drilling Bidik Aljazair dan Irak, Siapkan Jurus Ekspansi Global

Jakarta, situsenergi.com Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) terus memperluas bisnis jasa...

SKK Migas Utamakan Langkah Preventif Dalam Menghetikan Pencurian Aset di Sumbagsel 

Palembang, situsenergi.com  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus melakukan langkah stratrgis,  antisipatif dan kkordinatif guna untuk menurunkan angka kejahatan berupa perusakan dan pencurian tethadap infrastruktur perusahaan minyak di Sumatera Selatan (Sumsel) pasca pengungkapan temuan kejahatan oleh Polri di wilayah hukum Sumsel, baru-baru ini.  Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto menjelaskan, pihaknya secara masif terus berkoordinasi serta memperkuat bentuk kerja sama dengan jajaran penegak hukum Polri, TNI dan Kejaksaan sebagai langkah strategis pengamanan aset-aset negara di wilayah hukum Sumsel.  “Kami terus berupaya untuk meningkatkan pengamanjan aset negara, khususnya...