Logo SitusEnergi
Pembangunan Pipa Gas Pertamina Ditarget Rampung 2018 Pembangunan Pipa Gas Pertamina Ditarget Rampung 2018
Jakarta, situsenergy.com PT Pertamina (Persero) optimistis pembangunan proyek pipa transmisi gas ruas Gresik, Jawa Timur hingga Semarang, Jawa Tengah rampung pada pertengahan 2018. Direktur... Pembangunan Pipa Gas Pertamina Ditarget Rampung 2018

Jakarta, situsenergy.com

PT Pertamina (Persero) optimistis pembangunan proyek pipa transmisi gas ruas Gresik, Jawa Timur hingga Semarang, Jawa Tengah rampung pada pertengahan 2018. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik mengatakan Pertamina melalui anak perusahaan, PT Pertamina Gas (Pertagas), tengah menyelesaikan pembangunan pipa transmisi gas ruas Gresik-Semarang sepanjang 267 kilometer (km) dengan nilai investasi sekitar US$515,7 juta.

“Saat ini, progres EPC sudah mencapai 85%, sehingga diperkirakan proyek ini akan onstream pada pertengahan tahun 2018,” katanya. Pipa transmisi Gresik-Semarang direncanakan mengalirkan gas bumi dari Lapangan Jambaran Tiung Biru, Jatim, yang dikembangkan anak perusahaan Pertamina lainnya, PT Pertamina EP Cepu (PEPC).

Pada Senin (25/9), Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan peletakan batu pertama (ground breaking) megaproyek pengembangan gas Lapangan Jambaran Tiung Biru. Menurut Elia Massa Manik, pipa transmisi gas Gresik-Semarang berdiameter 28 inchi ini mampu mengalirkan gas hingga sebesar 500 juta kaki kubik per hari (million metric standar cubic feet per day/MMscfd). Proyek pipa Gresik-Semarang juga dilengkapi dengan 19 future connection, sehingga bisa menyalurkan gas bagi industri di tujuh kabupaten/kota di sepanjang Jawa Tengah dan Jawa Timur yang terlewati pipa. “Dengan demikian, pipa transmisi ini akan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di koridor Jateng-Jatim,” katanya.(ACB)

BACA JUGA   Gelar Aksi Donor Darah di Tengah Covid-19, Pertamina MOR II Sumbang 422 Kantong Darah

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *