Hingga Mei, Produksi Batu Bara Baru Tembus 38 Persen Dari Target Hingga Mei, Produksi Batu Bara Baru Tembus 38 Persen Dari Target
Jakarta, Situsenergi.com Angka produksi batu bara nasional hingga Mei 2021 baru menembus angka 237 juta ton, atau 38 persen dari total target produksi tahun... Hingga Mei, Produksi Batu Bara Baru Tembus 38 Persen Dari Target

Jakarta, Situsenergi.com

Angka produksi batu bara nasional hingga Mei 2021 baru menembus angka 237 juta ton, atau 38 persen dari total target produksi tahun 2021 sebesar 625 juta ton. Lambatnya produksi itu salah satunya akibat bencana banjir yang menghantam beberapa daerah penghasil batu bara.

Demikian disampaikan oleh Direktur Jendral Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (7/6/2021).

Menurut Ridwan, curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan produktifitas menjadi terganggu. “Dari target produksi 2021 adalah 625 juta ton, sampai Mei sudah capai 38 persen atau 237 juta ton. Ada kendala dialami badan usaha, antara lain cuaca bencana pada awal 2021,” ujar Ridwan.

Terkait penjualan batu bara di dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO), hingga Mei 2021 jumlahnya mencapai 51,8 juta ton atau 37,67 perse dari target tahun ini sebesar 137,5 juta ton.

“Kami pastikan kebutuhan batu bara dalam negeri dipenuhi,” tegasnya.

Kementerian ESDM sendiri sebelumnya menaikkan target produksi batu bara pada 2021, dari 550 juta ton menjadi 625 juta ton tahun ini. Kenaikan target itu dilakukan dengan pertimbangan untuk meredam dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor pertambangan pada 2020, yang mengakibatkan penurunan keekonomian. Hal itu juga merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap produsen, dimana penambahan jumlah produksi batu bara 2021 dilakukan untuk tujuan penjualan ke luar negeri. (SNU/RIF)

BACA JUGA   PTBA Buka Peluang Untuk Kembali Naikkan Produksi Batubara

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!