Home MIGAS Begini Belanja Energi RI Selama Januari Akibat Harga Minyak Mentah Naik
MIGAS

Begini Belanja Energi RI Selama Januari Akibat Harga Minyak Mentah Naik

Share
Begini Belanja Energi RI Selama Januari Akibat Harga Minyak Mentah Naik
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran APBN untuk subsidi energi di awal tahun 2022.

Paparan Kemenkeu menyebut, anggaran subsidi energi telah mencapai Rp 10,2 triliun hingga Januari 2022. Angka tersebut melonjak 347,2 persen dibandingkan Januari 2021 sebesar Rp 2,3 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan belanja yang cukup tinggi di sektor energi salah satunya imbas dari kenaikan harga energi yang melonjak sangat tinggi.

Dikatakannya, belanja energi di Januari 2022 itu teralokasi untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG ukuran 3 KG.

“Subsidi energi terutama ke BBM dan LPG 3 KG yang kita bayarkan ke unit usaha Rp 10,2 triliun, dibandingkan 2021 yang hanya Rp 2,3 triliun,” kata Sri Mulyani kepada wartawan, dikutip Rabu (23/02/2022).

Dia mengatakan, harga minyak mentah yang melonjak tinggi menyebabkan subsidi energi menjadi lebih besar yaitu BBM dan LPG 3 KG.

“Jadi dalam hal ini APBN menjadi garda atau sarana melindungi masyarakat,” kata dia.(SA/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Bongkar Jurus Baru! Bisnis Energi Lama dan Hijau Digenjot Bareng

JAKARTA, Situsenergi.com Pertamina membawa strategi besar menghadapi tantangan energi Indonesia ke IdeaFest...

PHR Sabet Gold Award EPSA 2026! Teknologi Hijau Jadi Senjata Pulihkan Lahan Tercemar

JAKARTA, Situsenergi.con PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sukses mencuri perhatian di ajang...

PHE Sabet Impact Masters Awards 2026, Komitmen ESG Makin Ngebut

JAKARTA, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mencuri perhatian lewat kiprahnya...

Jerami Jadi Cuan! Pertamina Sulap Limbah Karawang Jadi Mesin Ekonomi Warga

KARAWANG, Situsenergi.com Jerami yang dulu kerap dibakar kini punya nilai ekonomi di...