Home ENERGI Harga Batu Bara Anjlok Periode Desember
ENERGI

Harga Batu Bara Anjlok Periode Desember

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batu bara Acuan (HBA) sebesar USD 92,51 per ton untuk Desember 2018. Harga ini terendah dalam sepanjang 2018.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Agung Pribadi, mengatakan‎, harga batu bara Desember 2018 sebesar USD 92,51 per ton turun dibanding November 2018 sebesar USD 97,90 per ton.

“HBA Desember turun USD ‎5,39 per ton, dari harga November,” kata Agung, di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Agung menambahkan, turunnya harga batu bara Desember merupakan terendah sepanjang 2018. Hal tersebut disebabkan oleh permintaan batu bara Tiongkok yang menurun, karena kebijakan Pemerintah Tiongkok yang mengurangi impor batu bara  pada beberapa waktu terakhir.

‎”Untuk setahun ini, tahun ini (harga batu bara) paling rendah,” katanya.

Untuk formula HBA, Kementerian ESDM mengacu pada empat indeks pasar internasional, yakni Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Untuk porsi masing-masing indeks sebesar 25 persen dalam formula HBA.

“Masing-masing dari empat indeks kita pakai 25 persen untuk menentukan HBA. Itu formulanya,” Agung menjelaskan.

Dijelaskan, sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, penyerapan batu bara sektor kelistrikan sampai Oktober 2018 mencapai 72,64 juta ton. Batu bara tersebut digunakan untuk menghasilkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).(mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...