Home ENERGI Andy Jaya Hermawan : Harga Gas Domestik Cenderung Masih Tinggi
ENERGI

Andy Jaya Hermawan : Harga Gas Domestik Cenderung Masih Tinggi

Share
harga gas domestik cenderung masih tinggi
harga gas domestik cenderung masih tinggi
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT Lara’s Ngarso Gede (Laras Energy), penyalur gas alam cair atau LNG (Liquified Natural Gas) mengatakan, harga LNG yang didapatkan perusahaan dari hulu masih terlampau tinggi. Hal itu menyebabkan nilai jual kepada pihak konsumen mahal, sehingga konsumsi gas alam cair di tingkat domestik mengalami kesulitan.

LNG yang dibawa perseroan berasal dari Kilang Tangguh di Papua, misalnya, dengan harga sekitar USD 8 per MMBTU. Hal ini salah satu yang menyebabkan harga jual ke konsumen  melambung menjadi USD 20-21 per MMBTU, ditambah ongkos transportasi yang harus ditanggung penyalur.

Direktur Utama Laras Energy, Andy Jaya Hermawan, mengatakan, harga akhir yang mahal tersebut membuat banyak pelaku industri lokal yang belum tertarik untuk coba menggunakan gas alam cair.

“Harapannya orang-orang kan kalau mereka pakai gas (LNG) selain bersih harganya pun murah. Kalau ini kan jatuhnya mahal malah cendrung lebih mahal,” kata Andy Jaya Hermawan  di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Menurtnya, di saat harga minyak dunia naik, seharusnya harga gas domestik jagan ikutan naik.”Sekarang, harga minyak dunia kan lagi naik. Harapannya ke depan, LNG ini untuk domestik jangan ikut harga untuk ekspor dong,” pungkasnya.(mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...