Indramayu, Situsenergi.com
Sebanyak 50 mahasiswa Geoteknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, mendapat pengalaman yang tidak biasa. Mereka turun langsung ke fasilitas Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Pertamina Drilling di Indramayu, Jawa Barat, untuk mengenal lebih dekat aktivitas pengeboran minyak dan gas (migas).
Kunjungan pada Sabtu (19/9/2026) tersebut menjadi bagian dari agenda Company Visit Student Member Ikatan Ahli Geologi Indonesia (SM-IAGI). Para mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga melihat langsung fasilitas yang mendukung peningkatan kompetensi di industri pengeboran.

Bukan Sekadar Duduk di Kelas
Salah satu pengalaman yang mencuri perhatian datang ketika para mahasiswa mendapat kesempatan menaiki Rig 150 HP di kawasan IDTC. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mereka mengamati langsung peralatan sekaligus lingkungan kerja yang ada di atas rig.
Sebelum melihat fasilitas tersebut, mahasiswa mengikuti pembelajaran mengenai proses bisnis Pertamina dari sektor hulu hingga hilir. Materi kemudian berlanjut ke Pertamina Drilling dan Reservoir Geomechanics.
Setelah sesi pembelajaran, rombongan berkeliling ke sejumlah fasilitas IDTC. Mereka melihat ruang kelas, simulator mobile rig, portacamp, Rig 150 HP, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Manager IDTC Pertamina Drilling Chair Rony mengatakan pengalaman lapangan penting agar mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan industri.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman melihat langsung fasilitas dan aktivitas pengeboran. Dengan datang ke IDTC, mereka bisa melihat bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus memiliki keterkaitan dengan pekerjaan di industri,” kata Chair Rony.
IDTC Jadi Laboratorium Dunia Pengeboran
IDTC Pertamina Drilling mengusung konsep The Center of Drilling Operation Excellence. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan ruang pembelajaran, tetapi juga simulator dan rig untuk membantu peserta memahami praktik operasi pengeboran.
Bagi mahasiswa, kunjungan tersebut memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai lingkungan kerja industri migas. Selain itu, pengalaman langsung di fasilitas pengeboran dapat memperluas wawasan mereka mengenai kompetensi yang dibutuhkan tenaga profesional di sektor tersebut.
Dengan melihat langsung fasilitas dan aktivitas pengeboran, para mahasiswa mendapat kesempatan memahami hubungan antara pembelajaran di kampus dan praktik di industri. Pengalaman itu sekaligus memperkenalkan dunia kerja pengeboran secara lebih nyata kepada calon tenaga profesional migas. (***)
Leave a comment