PEKANBARU, Situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali membuka ruang bagi talenta muda Riau melalui Program Magang Kerja Batch 9. Program ini mulai berjalan di Rumbai Country Club (RCC), Rabu (2/9/2026), dengan fokus memperkuat kesiapan kerja lulusan baru.
Manager HC Operation & Services PHR Rizka Kurniawan mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas nasional sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Program ini menyediakan kuota khusus bagi putra-putri daerah Riau sebagai bentuk partisipasi aktif perusahaan dalam mendukung target Pembangunan Kapasitas Nasional yang diamanatkan oleh SKK Migas melalui konsep link & match antara dunia pendidikan dan industri,” ujar Rizka, dikutip Kamis (3/9/2026).
PHR Dorong Talenta Lokal Siap Masuk Dunia Kerja
PHR merancang program magang ini untuk mempercepat kesiapan kerja para fresh graduate. Selain kompetensi teknis, peserta juga mendapat penekanan kuat mengenai disiplin, keselamatan kerja atau HSE, serta penerapan prinsip Respectful Workplace.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau. Sekretaris Disnakertrans Riau Heru Prayitno menilai magang dapat menjadi jembatan penting antara kemampuan lulusan dan kebutuhan industri.
Heru menyebut angka pengangguran di Riau mencapai 137.000 jiwa. Karena itu, pengalaman kerja melalui program magang dapat menjadi modal bagi peserta untuk membuka peluang karier berikutnya.

“Para peserta dituntut untuk senantiasa proaktif, inovatif, dan menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama,” kata Heru.
Menurut Heru, rekam jejak selama mengikuti magang juga berpotensi membuka kesempatan rekrutmen lanjutan, baik di lingkungan PHR maupun perusahaan kontraktor.
Libatkan Pemerintah, SKK Migas hingga Kampus
Peluncuran Magang Kerja Batch 9 turut menunjukkan sinergi antara perusahaan, pemerintah, SKK Migas, dan perguruan tinggi di Riau. Sejumlah pejabat dan pimpinan kampus hadir dalam agenda tersebut.
Dukungan akademik datang dari Unilak, Universitas Riau, UIR, Politeknik Negeri Bengkalis, serta Politeknik Caltex Riau. Kolaborasi ini memperkuat konsep link & match antara pendidikan dan kebutuhan industri.
Melalui program tersebut, PHR menempatkan pengembangan talenta lokal sebagai salah satu langkah untuk memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja sekaligus mendukung pembangunan kapasitas nasional. (MK/GIT)
Leave a comment