Jakarta, situsenergi.com
PT Elnusa Tbk (ELSA) memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional dengan mengoptimalkan teknologi dan layanan chemical untuk sektor hulu migas.
Melalui PT Elnusa Petrofin, Elnusa mengembangkan Integrated Chemical Services yang mencakup specialty chemical, drilling fluid, hingga Enhanced Oil Recovery (EOR). Layanan tersebut mendukung production performance, flow assurance, asset integrity, dan peningkatan produktivitas minyak.
Langkah ini sejalan dengan agenda peningkatan produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari pada 2030. Pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi, reaktivasi sumur idle, serta pengembangan lapangan baru untuk mengejar target tersebut.
Elnusa juga memperkuat kolaborasi dengan Pertamina Technology & Innovation dalam pengembangan solusi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR). Salah satunya melalui Project CEOR Rama yang berlangsung pada 8 Juli 2026.
Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan integrasi teknologi dan kemampuan operasional menjadi kekuatan perusahaan dalam mendukung aset hulu.

“Target peningkatan produksi minyak nasional membutuhkan orkestrasi seluruh kapabilitas dalam ekosistem hulu. Elnusa mengambil peran melalui integrasi teknologi, kompetensi, dan eksekusi operasional,” ujar Rustam.
Portofolio layanan Elnusa mencakup fluid separation, flow assurance, asset integrity assurance, water treatment, drilling fluid, dan EOR. Kapabilitas tersebut telah mendukung sejumlah aset Pertamina Group, termasuk Pertamina Hulu Rokan, Pertamina EP, dan Pertamina Hulu Mahakam.

Ke depan, Elnusa akan memperluas sinergi dan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan produktivitas aset hulu sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.***
Leave a comment