Basra, Situsenergi.com
PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) kembali memperkuat jejak bisnis Pertamina di Irak. Melalui IRAQ International Oil, Gas, Energy and Petrochemical Exhibition and Conference 2026 (IRAQ OGEP 2026), PIEP membuka peluang kolaborasi baru di sektor energi.
Forum yang berlangsung pada 24–27 September 2026 di Basra International Fairground, Irak, mempertemukan lebih dari 300 perusahaan dari 18 negara. Pemerintah, perusahaan energi, dan pelaku industri pun memanfaatkan forum tersebut untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan minyak, gas, energi, dan petrokimia.
Bagi PIEP, kehadiran dalam IRAQ OGEP 2026 bukan sekadar memperkenalkan kapabilitas Pertamina. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk memperluas komunikasi dengan pemerintah, mitra, dan pelaku industri sekaligus menjajaki peluang bisnis yang sejalan dengan strategi perusahaan.
Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha mengatakan Irak memiliki posisi penting dalam portofolio internasional PIEP.
“Irak merupakan salah satu negara penting dalam portofolio internasional PIEP. Melalui IRAQ OGEP 2026, kami ingin terus memperkuat hubungan dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak, sekaligus membuka ruang untuk kolaborasi dan pengembangan bisnis di sektor energi,” ujar Syamsu Yudha.
Jejak Pertamina di Irak
Syamsu menambahkan, pengalaman Pertamina menjalankan kegiatan hulu migas di Irak sejak 2014 melalui PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi (PIREP) menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama.

“Pertamina telah memiliki pengalaman menjalankan kegiatan hulu migas di Irak sejak 2014 melalui PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi (PIREP). Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kami dalam membangun kapabilitas internasional dan menjajaki peluang pengembangan bisnis di Irak maupun pasar global,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur PIREP sekaligus Country Manager Zona-16 PIEP Haris Gunawan menilai IRAQ OGEP 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman operasional Pertamina sekaligus memperluas jejaring.
“PIREP telah memiliki pengalaman dan kehadiran di Irak sejak 2014. Forum seperti IRAQ OGEP menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman tersebut sekaligus membangun komunikasi yang lebih luas dengan pemerintah dan pelaku industri mengenai perkembangan serta peluang di sektor energi Irak,” ujar Haris.
Dalam forum tersebut, PIEP menghadirkan booth Pertamina yang menampilkan portofolio dan kapabilitas di sektor hulu migas. Kehadiran itu turut diperkuat Pertamina Drilling Service Indonesia dan PT Elnusa Tbk sebagai bagian dari ekosistem Subholding Upstream Pertamina.
Di Irak, PIREP mengelola partisipasi Pertamina dalam pengembangan West Qurna-1 bersama PetroChina, Basra Oil Company, ITOCHU, dan Oil Exploration Company.

Melalui IRAQ OGEP 2026, PIEP terus memperluas jejaring kemitraan dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Langkah ini sekaligus membuka ruang pengembangan portofolio hulu internasional serta membawa pengalaman Pertamina ke pasar global. ***
Leave a comment