Lombok, situsenergi.com
Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) terus menjadi salah satu jalur penting bagi pembalap muda Indonesia untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar karier di level internasional.
Memasuki Round 3 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 25-26 Juli 2026, kompetisi ini kembali mempertemukan talenta muda dengan persaingan yang menguji kemampuan, mental, dan pengalaman balap.
Sejumlah pembalap membuktikan efektivitas jalur pembinaan tersebut. Veda Ega Pratama, Muhammad Kiandra Ramadhipa, dan Fadillah Arbi Aditama pernah mengasah kemampuan melalui Pertamina MRS sebelum melanjutkan kiprah ke kompetisi internasional.
Arbi yang kini tampil di kelas Supersport 600 melalui Pertamina MRS 2026 menilai ajang tersebut berperan penting dalam membentuk karakter pembalap.

“Pertamina MRS menurut saya sangat penting karena membentuk mental dan mindset pembalap. Saya berharap dari ajang ini akan melahirkan banyak talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional,” ujar Arbi.
Talenta muda lainnya, Giovanni Cornelius Gani, juga merasakan manfaat kompetisi tersebut. Pembalap asal Lubuk Linggau itu menilai Pertamina MRS membantu pembalap muda meningkatkan fokus dan kepercayaan diri.
“Pertamina MRS sangat bagus karena membimbing calon pembalap masa depan Indonesia agar lebih fokus, teliti, dan percaya diri saat balapan,” kata Giovanni.
CEO Pride Motorsport Eddy Saputra menyebut dukungan Pertamina sebagai investasi untuk membuka jalan pembalap muda Indonesia menuju level dunia. Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan komitmen perusahaan membangun ekosistem pembinaan talenta secara berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan ekosistem pengembangan talenta yang mampu melahirkan pembalap berprestasi hingga siap bersaing di tingkat internasional,” ujar Baron.

Pertamina MRS juga menjadi bagian dari perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. (*)
Leave a comment