Home MIGAS Sofyano Dukung Penambahan Nozzle BBM Subsidi di Makassar, Minta Pelayanan SPBU Dipercepat
MIGAS

Sofyano Dukung Penambahan Nozzle BBM Subsidi di Makassar, Minta Pelayanan SPBU Dipercepat

Share
Sofyano Dukung Penambahan Nozzle BBM Subsidi di Makassar, Minta Pelayanan SPBU Dipercepat
Share

Makassar, situsenergi.com

Upaya PT Pertamina Patra Niaga menambah nozzle BBM subsidi di sejumlah SPBU di Kota Makassar dinilai sebagai langkah tepat untuk menghadapi tingginya kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi panjangnya antrean kendaraan.

Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mengatakan, penambahan nozzle merupakan langkah konkret yang dapat langsung dirasakan masyarakat karena berpotensi mempercepat proses pengisian BBM ke kendaraan.

“Saya sangat mendukung langkah Patra Niaga menambah nozzle BBM subsidi di sejumlah SPBU. Ini merupakan tindakan yang secara langsung bisa meningkatkan kapasitas pelayanan. Semakin banyak nozzle yang berfungsi optimal, semakin banyak kendaraan yang dapat dilayani dalam waktu yang sama, sehingga waktu antrean berpotensi menjadi lebih pendek,” ujar Sofyano.

Menurut dia, persoalan antrean BBM subsidi tidak cukup hanya dilihat dari sisi ketersediaan stok. Kecepatan pelayanan di SPBU juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Karena itu, Sofyano meminta Pertamina Patra Niaga juga mendorong para pemilik atau pengelola SPBU untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Operator SPBU, kata dia, harus lebih sigap, bukan hanya dalam melakukan pengisian BBM, tetapi juga dalam mengatur arus kendaraan yang masuk dan keluar dari area SPBU.

“Operator harus sigap dan cerdas mengatur antrean. Jangan sampai kendaraan yang sudah selesai mengisi BBM justru menghambat kendaraan lain yang akan masuk. Hal-hal sederhana seperti ini sangat berpengaruh terhadap kecepatan pelayanan,” katanya.

Sofyano juga menyoroti berbagai aktivitas yang berpotensi memperlambat proses pengisian BBM. Menurutnya, seluruh hambatan, sekecil apa pun, harus diminimalkan, termasuk proses pembayaran menggunakan mesin pembayaran yang terkadang membutuhkan waktu cukup lama.

“Kalau ada kendala dalam pembayaran, harus ada solusi agar tidak menghambat antrean panjang. Prinsipnya sederhana, setiap menit yang bisa dihemat dalam proses pelayanan akan membantu mengurangi panjang antrean,” ujarnya.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Sofyano bahkan menyarankan SPBU melakukan langkah-langkah sederhana yang dapat membuat masyarakat lebih nyaman ketika harus mengantre. Salah satunya dengan menyediakan minuman gratis bagi masyarakat yang sedang menunggu.

“Ini memang bukan solusi utama, tetapi bisa menciptakan suasana yang lebih tenang. Masyarakat merasa diperhatikan. Jangan sampai antrean panjang berubah menjadi kepanikan atau emosi,” katanya.

Namun, menurut Sofyano, hal yang paling penting adalah memperketat larangan penjualan BBM subsidi menggunakan jeriken maupun drum ketika terjadi antrean panjang.

“Ketika masyarakat sedang antre, jangan ada lagi penjualan BBM subsidi ke jeriken atau drum dengan alasan apa pun. Prioritas harus diberikan kepada kendaraan yang memang sedang mengantre. Ini harus diawasi secara ketat,” tegasnya.

Di sisi lain, Sofyano menilai ketersediaan stok BBM subsidi di SPBU juga harus benar-benar terjamin. Jangan sampai masyarakat sudah mengantre panjang, tetapi kemudian BBM subsidi justru habis.

“Stok harus tersedia dan masyarakat harus mendapatkan kepastian. Jangan sampai antrean terjadi karena masyarakat khawatir BBM habis,” katanya.

Karena itu, ia mendorong Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi mengenai kondisi stok BBM secara terbuka dan meyakinkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kalau stok memang tersedia, sampaikan kepada masyarakat. Pemerintah daerah dan Patra Niaga harus bersama-sama mengedukasi masyarakat agar tidak panik membeli BBM. Kepastian informasi sama pentingnya dengan kepastian pasokan,” pungkas Sofyano.(ebs)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Pertamina dan Pemprov Sulsel Gaspol Atur Pasokan

Makassar, Situsenergi.com Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Makassar mulai menunjukkan tren positif....

PTK Genap 57 Tahun, Jurus SIAP Jadi Senjata Baru Gaspol Bisnis Maritim

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memasuki usia ke-57 dengan membawa...

BBM Subsidi Diburu Warga Makassar, Pertamina Tambah Nozzle di 12 SPBU

Makassar, Situsenergi.com Lonjakan kebutuhan BBM di Kota Makassar membuat Pertamina Patra Niaga...

Pertamina Target Sederhanakan 118 Struktur Usaha Tahun Ini

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina (Persero) terus mempercepat transformasi dan penyederhanaan struktur usaha...