Jakarta, Situsenergi.com
Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat dukungan masyarakat di wilayah operasinya melalui program Gerakan Masyarakat Aktif (GEMA). Program ini mengukur dampak Program Pemberdayaan dan Pelibatan Masyarakat (PPM) yang sepanjang 2025 telah menjangkau lebih dari 10 ribu penerima manfaat di 31 kabupaten pada lima provinsi di Sumatra.
Program tersebut mencatat peningkatan pendapatan mitra binaan hingga Rp7 miliar melalui pengembangan 288 produk UMKM. Selain itu, PHR menghemat energi 170 ribu kWh, mendaur ulang lebih dari 1 ton sampah, menanam lebih dari 89 ribu tanaman di lahan 120 hektare, serta menekan emisi hingga 919 ton CO2eq per tahun.

Di bidang kesejahteraan, PHR menggelar 104 pelatihan sertifikasi vokasi dan memberdayakan 187 penyandang disabilitas. Perusahaan juga mengembangkan delapan destinasi ekowisata, menciptakan 39 green jobs, dan membuka 256 lapangan kerja baru.
Survei terhadap 318 penerima manfaat menunjukkan hasil positif. Sebanyak 88 persen responden menilai program PPM memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan, sementara lebih dari 90 persen menyatakan siap mendukung keberlanjutan operasi PHR.
Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan program pemberdayaan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional perusahaan.
“Strategi perusahaan untuk mendukung operasi melalui pemberdayaan masyarakat terbukti memberikan dampak signifikan. Dukungan mitra binaan mendorong kami untuk terus memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Iwan.

PHR menyatakan akan terus memperkuat pendampingan UMKM, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kolaborasi agar manfaat ekonomi dan sosial semakin luas bagi masyarakat sekitar wilayah operasi. (***)
Leave a comment