Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mencatat keberhasilan dalam pekerjaan workover Sumur L5A-309 di Lapangan Limau, Sumatera Selatan. Melalui Rig PDSI#34.1 berkapasitas 350 HP, pekerjaan selesai dalam lima hari atau 50 persen lebih cepat dari target 10 hari.
Tim melakukan perpindahan lapisan produksi dengan mengisolasi lapisan TAF-W4 dan membuka lapisan TAF-W3 pada interval 1.594–1.600,5 meter measured depth untuk mengoptimalkan potensi reservoir gas.
Hasil uji produksi pada 6 Juli 2026 menunjukkan sumur tersebut menghasilkan gas sebesar 4,8 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), jauh melampaui target awal 0,8 MMSCFD. Sumur juga langsung beroperasi setelah pekerjaan selesai.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan pencapaian itu mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung target produksi migas nasional melalui layanan pengeboran dan well services yang andal.
“Penyelesaian pekerjaan yang lebih cepat dari rencana, disertai peningkatan produksi yang melampaui target, merupakan hasil kolaborasi, kompetensi perwira Pertamina Drilling, serta penerapan standar keselamatan dan operasional yang konsisten,” ujar Avep, Jumat (10/7/2026).
Selain meningkatkan produksi, proyek ini juga mencatat efisiensi biaya dengan realisasi sekitar 67,8 persen dari anggaran. Sebelumnya, sumur L5A-309 hanya memproduksi 2,6 barel minyak per hari dengan water cut mencapai 98 persen.

Avep menegaskan Pertamina Drilling akan terus mengedepankan inovasi, efisiensi, dan keunggulan operasional untuk memperkuat ketahanan energi nasional. ***
Leave a comment