Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperingati HUT ke-19 dengan mengusung tema “Energizing Collaboration for Sustainable Growth”. Momentum ini dimanfaatkan perusahaan untuk memperkuat kolaborasi sekaligus menegaskan komitmen menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam peringatan yang digelar di PHE Plaza 89, Jakarta, Senin (29/6), PHE menyalurkan santunan kepada empat yayasan lintas agama. Bantuan senilai Rp101,25 juta diberikan kepada 80 anak dan lima pembina sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, mengatakan perusahaan mampu menjaga kinerja di tengah tantangan industri migas yang semakin kompleks. Menurutnya, sebagian besar aset PHE merupakan lapangan migas mature dengan risiko operasional tinggi.
“Kolaborasi menjadi kunci pertumbuhan perusahaan dengan tetap menempatkan HSSE sebagai prioritas utama,” ujar Awang.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menilai kolaborasi menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan. Ia menegaskan PHE memegang peran strategis sebagai tulang punggung produksi migas nasional sehingga perlu terus memperkuat produksi, cadangan migas, serta eksplorasi sumber daya baru.

Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, PHE terus mengembangkan portofolio eksplorasi di Natuna, Melati, Bobara, dan kawasan Indonesia Timur. Perusahaan juga mempercepat strategi merger and acquisition guna menjaga keberlanjutan produksi.
Selain memperkuat bisnis hulu migas, PHE menegaskan komitmennya menjalankan prinsip ESG serta menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016 sebagai bagian dari kebijakan Zero Tolerance on Bribery.(***)
Leave a comment