Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Perusahaan berhasil meraih 2026 International Safety Award dan Nominees Free to Enter Award in Environmental dari British Safety Council (BSC), lembaga independen asal Inggris yang dikenal sebagai salah satu rujukan global dalam penilaian keselamatan kerja, kesehatan kerja, dan keberlanjutan lingkungan.
Direktur Regional 4 Indonesia Timur PEPC, Ruby Mulyawan, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjadikan keselamatan, kesehatan kerja, dan perlindungan lingkungan sebagai fondasi utama operasional energi.

Menurut Ruby, pencapaian itu membuktikan bahwa perusahaan energi nasional mampu menerapkan standar keselamatan dan keberlanjutan yang sejajar dengan organisasi terbaik dunia. Ia menegaskan bahwa keandalan operasi hanya dapat tercapai ketika keselamatan pekerja dan keberlanjutan lingkungan berjalan beriringan.
Pengakuan dari British Safety Council lahir dari berbagai inisiatif PEPC, mulai dari penguatan budaya keselamatan, pengelolaan risiko operasional, peningkatan kesehatan pekerja, hingga inovasi lingkungan yang mendukung agenda dekarbonisasi.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PEPC mengelola operasi hulu migas di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi, Papua, serta area eksplorasi dan pemboran dengan dukungan lebih dari 9.000 pekerja dan mitra kerja.

Untuk menjaga standar HSSE, perusahaan terus memperkuat safety leadership, Occupational Safety & Health, Process Safety, Corporate Life Saving Rules, Contractor Safety Management, serta penerapan lima prinsip Human & Organizational Performance (HOP).
Di bidang lingkungan, PEPC mengembangkan teknologi Algaetree Microforest-100 (AMF-100) hasil kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada dan Alga Tech Nusantara. Teknologi berbasis mikroalga Spirulina tersebut berfungsi menyerap karbon dioksida melalui sistem photobioreactor guna mendukung target Net Zero Emission perusahaan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang tahunan British Safety Council di London pada 19 Juni 2026 yang diikuti lebih dari 850 perusahaan dunia. Senior Manager HSSE Regional 4 Indonesia Timur, Vendy Hendrawan Suprapto, menerima penghargaan tersebut mewakili PEPC.
Vendy menilai capaian ini menjadi bukti bahwa budaya keselamatan yang kuat mampu menghasilkan kinerja berkelanjutan. Ia juga memastikan PEPC akan terus memperkuat implementasi HOP, pendekatan Just and Fair Culture, serta berbagai program keberlanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional. *
Leave a comment