Jakarta, situsenergi.com
PT Jawa Satu Power (JSP) memastikan PLTGU Jawa Satu beroperasi secara andal untuk menopang keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali. Saat ini, dua unit pembangkit telah beroperasi dan melayani kebutuhan jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) 500 kV.
Unit 1 kembali beroperasi setelah proses pemeliharaan selesai lebih cepat dari rencana. Sementara itu, pengaturan alokasi beban pembangkit sepenuhnya ditetapkan oleh Pusat Pengatur Beban (P2B) PLN sesuai kebutuhan sistem.
Direktur Utama PT Jawa Satu Power, Dwi Murray, menegaskan keandalan operasional menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga pasokan listrik nasional.
“Keandalan operasional merupakan prioritas utama kami dalam menjalankan peran sebagai bagian dari sistem kelistrikan Jawa-Bali. Saat ini PLTGU Jawa Satu beroperasi dengan baik dan siap mendukung kebutuhan sistem sesuai pengaturan pembebanan yang ditetapkan PLN,” ujarnya.
Menurutnya, penyelesaian pemeliharaan Unit 1 yang lebih cepat dari jadwal menunjukkan kesiapan tim dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
JSP juga terus menjalankan program pemeliharaan berkala sesuai standar operasional dan praktik terbaik industri. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembangkit tetap beroperasi aman, efisien, dan mendukung kebutuhan sistem kelistrikan nasional.
Dwi menambahkan, PLTGU Jawa Satu sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga gas dan uap terbesar di Asia memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.
“Dengan dukungan teknologi combined cycle generasi terkini serta sumber daya manusia yang kompeten, kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi dan keandalan sistem kelistrikan nasional,” katanya.

PLTGU Jawa Satu memiliki kapasitas terpasang 1.760 MW dan mengadopsi teknologi combined cycle generasi terbaru yang dirancang menghasilkan listrik secara lebih efisien, andal, serta ramah lingkungan untuk mendukung kebutuhan listrik yang terus meningkat. (*)
Leave a comment