Jakarta, Sirusenergi.com
PT Pertamina Drilling Services Indonesia membukukan kinerja positif sepanjang 2025 dengan mencatat laba bersih sebesar US$29,61 juta, naik sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), perusahaan juga melaporkan EBITDA meningkat menjadi US$101,20 juta dari US$84,02 juta pada 2024, mencerminkan pertumbuhan lebih dari 20 persen.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan peningkatan kinerja menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas di tengah dinamika industri jasa pengeboran migas.

“Perusahaan terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat layanan terintegrasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan industri energi nasional,” ujar Avep.
Sepanjang 2025, Pertamina Drilling menyelesaikan pekerjaan pada 433 sumur serta 61 offshore workover, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga membukukan efisiensi operasional senilai US$12,8 juta melalui 21 program strategis dan meraih penghargaan OPTIMUS Awards 2025.

Di bidang tata kelola, nilai Good Corporate Governance (GCG) meningkat menjadi 88,72 dengan predikat “Sangat Baik”. Sementara dari aspek keselamatan kerja, perusahaan mencatat Zero Major Accident dan lebih dari 20,9 juta jam kerja selamat selama 2025.
Kinerja tersebut mempertegas komitmen Pertamina Drilling dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui penguatan operasional, tata kelola perusahaan, dan pengembangan sumber daya manusia. (*)
Leave a comment