Jakarta, Situsenergi.com
PT PLN (Persero) mencatat total pelanggan mencapai 96,2 juta pada 2025 setelah menambah sekitar 3,3 juta pelanggan baru. Pertumbuhan ini didorong perluasan akses listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), dan Light Up The Dream (LUTD).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam pemerataan akses energi hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Dukungan Pemerintah yang kuat menjadi fondasi penting bagi PLN untuk menjalankan mandat menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Listrik bukan sekadar energi, tetapi menjadi penggerak produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”* ujar Darmawan.

Bertambahnya pelanggan turut mendorong pendapatan penyambungan baru sebesar Rp2,24 triliun pada 2025 atau naik 28,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Segmen rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dengan penambahan 2,74 juta pelanggan sehingga total mencapai 87,40 juta pelanggan. Sementara itu, pelanggan bisnis tumbuh sekitar 8,8 persen dan pelanggan industri meningkat sekitar 18,6 persen, mencerminkan meningkatnya aktivitas usaha di berbagai sektor.

“Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat,”* kata Darmawan.
PLN menyatakan akan terus memperkuat infrastruktur dan meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di seluruh Indonesia. (*)
Leave a comment