Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencetak prestasi dengan meraih PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Ulubelu. Capaian ini memperpanjang rekor Kamojang menjadi 15 kali berturut-turut, sementara Ulubelu mengoleksi penghargaan keempat.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menilai predikat ini menjadi kebanggaan sekaligus dorongan untuk meningkatkan daya saing global. “Mudah-mudahan predikat ini mampu mendorong kinerja kita semua dalam berkiprah di nasional maupun dalam kontestasi di dunia internasional,” ujarnya.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menegaskan penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menggabungkan keunggulan operasional dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap tetes uap panas bumi yang kami manfaatkan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di Kamojang, PGE mengembangkan program KANYAAH yang memanfaatkan energi panas bumi untuk pupuk organik, pertanian, hingga perikanan. Program ini menghasilkan 193,8 ton pupuk, mempercepat panen ikan hingga 25%, serta memberi manfaat bagi 4.397 orang dengan nilai SROI 5,10.
Sementara itu, inovasi STREAM di Ulubelu mampu menekan emisi hingga 28.513 ton CO2e. Program sosial SAI BUMI JEJAMA juga menghasilkan 8 ton ikan per tahun, 674 kg sayuran, dan 120 ton pupuk organik dengan nilai SROI 3,9.
Capaian ini menegaskan peran panas bumi tidak hanya mendukung dekarbonisasi, tetapi juga mendorong ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi. (DIN/GIT)
Leave a comment