Jakarta, situsenergi.com
PT RMK Energy Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp2,2 triliun. Lonjakan signifikan terjadi pada kuartal IV yang tumbuh 55,1% secara tahunan menjadi Rp1,1 triliun, menandakan daya tahan bisnis di tengah pasar yang bergejolak.
Penjualan batubara menjadi kontributor terbesar dengan porsi 62,2% terhadap total pendapatan. Sementara itu, segmen jasa logistik batubara menyumbang 37,8% dan terus menunjukkan pertumbuhan kuat.
Perusahaan membukukan laba kotor Rp405,4 miliar, didorong oleh kinerja jasa logistik yang naik 52,5% yoy menjadi Rp357,7 miliar.
Direktur RMK Energy, Vincent Saputra, mengungkapkan laba bersih perseroan mencapai Rp245,4 miliar. Kontribusi kuartal IV sebesar Rp107,2 miliar atau naik 12,5% yoy.
“Kami melihat kinerja tahun penuh 2025 masih terdampak kondisi pasar yang volatile, terutama pada semester pertama,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Namun, ia menegaskan tren membaik pada akhir tahun. “Kuartal keempat menunjukkan pemulihan signifikan hingga mendekati total laba bersih tiga kuartal sebelumnya,” tambahnya.
Vincent juga menyebut peningkatan kinerja jasa ditopang operasional hauling road baru. Infrastruktur ini membantu perusahaan menambah pendapatan dari sisi hulu meski volume jasa di hilir relatif stagnan.

Dengan struktur permodalan sehat dan DER 0,23 kali, RMK Energy optimistis menjaga kinerja ke depan. (DIN/GIT)
Leave a comment