Jakarta, situsenergi.com
PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik nasional tetap andal jelang Idulfitri 1447 H. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut sebanyak 72.053 personel siaga penuh di seluruh Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan dalam Apel Kelistrikan Nasional di UIP2B Jamali, Depok. Menurut Darmawan, kondisi sistem listrik saat ini berada dalam status aman dan terkendali.
“Sistem kelistrikan Alhamdulillah berjalan dengan aman, dalam kondisi prima. Beban puncak diperkirakan sekitar 35 GW dengan daya mampu pasok lebih dari 51 GW,” ujarnya.
Dengan kapasitas tersebut, PLN memiliki cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Lebaran. Selain itu, pasokan energi primer seperti batu bara, BBM, dan gas juga terjaga.
PLN menggelar masa siaga pada 12–31 Maret 2026. Selama periode ini, puluhan ribu personel tersebar di 4.137 posko dan bersiaga 24 jam tanpa henti untuk menjaga stabilitas listrik.

“Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Kami tetap bertugas di lapangan untuk memastikan pasokan listrik andal,” tegas Darmawan.
Untuk mendukung operasional, PLN mengerahkan ribuan kendaraan serta peralatan seperti genset, UPS, gardu bergerak, hingga crane. Langkah ini memperkuat pengamanan berlapis di seluruh jaringan.
Tak hanya itu, PLN juga meningkatkan layanan kendaraan listrik dengan menyediakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi. Bahkan, 15 unit SPKLU mobile disiapkan sebagai layanan darurat bagi pemudik.

“Hari Raya Idulfitri adalah momen suci. Kami berkomitmen menjaga listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan dengan nyaman,” tutupnya. (*)
Leave a comment