Home LISTRIK PLN Salurkan 23.040 REC ke PT Borneo Indobara, Perkuat Green Mining dan Energi Bersih
LISTRIK

PLN Salurkan 23.040 REC ke PT Borneo Indobara, Perkuat Green Mining dan Energi Bersih

Share
PLN Salurkan 23.040 REC ke PT Borneo Indobara, Perkuat Green Mining dan Energi Bersih
Share

Tanah Bumbu, Situsenergi.com

PT PLN (Persero) terus mempercepat transisi energi bersih di sektor industri. Melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, PLN menyalurkan 23.040 unit Renewable Energy Certificate (REC) atau setara 23 megawatt hour (MWh) listrik hijau kepada PT Borneo Indobara (BIB) pada 8 Februari 2026.

Tambahan tersebut membuat total penggunaan REC oleh BIB mencapai 42.096 unit atau setara 42 MWh. Angka ini meningkat signifikan dari 19.056 unit sejak 2023 dan menjadi yang terbesar di wilayah Kalimantan.

Chief Operating Officer PT Borneo Indobara, Raden Utoro, menilai dukungan PLN menjadi faktor penting dalam mewujudkan program Green Mining Realization. Ia menegaskan kebutuhan listrik perusahaan diproyeksikan mencapai 200–240 megavolt ampere (MVA) pada 2028, sehingga pasokan listrik bersih dan andal menjadi kebutuhan utama.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam hal mengurangi emisi karbon secara aktif, meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mengurangi impor bahan bakar, dan tentunya mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Raden.

Selain memanfaatkan REC, BIB juga menjalankan elektrifikasi armada operasional. Perusahaan menargetkan 25 persen armada beralih ke listrik pada 2026, lalu meningkat menjadi 75 persen pada 2028, hingga mencapai target nol emisi pada 2028–2029.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan kolaborasi dengan sektor industri menjadi kunci mempercepat transisi energi nasional. PLN menghadirkan solusi Green Energy as a Service melalui REC untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menekan emisi karbon.

“Kami berkomitmen penuh mendukung daya saing industri nasional dengan mendorong pemanfaatan energi bersih dan ramah lingkungan. PLN tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan produk hijau seperti REC,” kata Adi.

General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, menambahkan pemanfaatan REC di sektor pertambangan dapat menjadi tolok ukur transformasi energi bersih di Indonesia.

Sepanjang 2025, penjualan REC PLN secara nasional mencapai 6,43 terawatt hour (TWh), tumbuh 19,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan industri terhadap listrik berbasis energi terbarukan dan komitmen menuju pertambangan berkelanjutan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%, WFH di Rumah Kini Lebih Nyaman

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) menghadirkan promo tambah daya listrik dengan diskon...

PLN Pasok Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang, Dorong Ekspansi Industri dan Serap 2.500 Tenaga Kerja

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) memperkuat dukungan terhadap industri nasional dengan memasok...

PLN Luncurkan Clean Energy Day, Ribuan Pegawai Kompak Hemat BBM dan Tekan Emisi

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) resmi menggerakkan program Clean Energy Day sebagai...

PLTP Lahendong 15 MW Makin Dekat Beroperasi, PGE dan PLN IP Sepakati Tarif Listrik

Bandung, situsenergi.com Konsorsium PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan PT PLN...