Home MIGAS Tingkatkan Produksi Gas, Proyek DFO Selesai Lebih Cepat
MIGAS

Tingkatkan Produksi Gas, Proyek DFO Selesai Lebih Cepat

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco E&P Grissik (MEPG) berhasil mempercepat penyelesaian proyek Dayung Facility Optimization (DFO) di Dayung Gas Gathering Station.

Proyek DFO ini awalnya direncanakan untuk mulai beroperasi pada akhir Juli 2024, namun proyek ini berhasil melakukan startup pada 30 Juni 2024.

Deputi Eksploitasi SKK Migas, Wahju Wibowo mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas upaya MEPG dalam mempercepat proyek ini, serta mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek Health, Safety, and Environment (HSE) dalam setiap tahap penyelesaian proyek.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen SKK Migas bersama KKKS dalam meningkatkan pasokan energi yang lebih efisien dan andal untuk memenuhi kebutuhan energi nasional,” kata Wahju dalam keterangannya, Kamis (11/2024).

Proyek DFO merupakan langkah optimalisasi pada Gas Turbine Compressor unit GTC-101. Sebelumnya, unit ini hanya memiliki dua tingkat kompresi yaitu intermediate dan high. Namun, setelah dilakukan modifikasi, kini unit ini memiliki tiga tahap tekanan: low, intermediate, dan high.

“Dengan adanya optimalisasi ini, penyaluran gas dari Stasiun Dayung ke Grissik meningkat dari 28 mmscfd (juta kaki kubik per hari) gas ke 33 mmscfd,” ujar Wahju.

Selain optimalisasi Gas Turbine Compressor, lingkup proyek DFO juga mencakup penambahan degassing column, charge pump dan injection pump pada Produced Water System. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penanganan air hasil produksi sampai 9,800 bwpd (barel l per hari) yang akan disalurkan ke sumur injeksi.

“SKK Migas terus mendukung berbagai inisiatif yang dilakukan oleh KKKS dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai bentuk kerja sama dan koordinasi yang intensif, sehingga proyek-proyek strategis seperti DFO dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal,” Wahju.

Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Ronald Gunawan mengatakan keberhasilan percepatan proyek DFO ini dapat tercapai berkat kerja keras seluruh tim proyek dan tim operasi, serta kolaborasi yang baik bersama dengan SKK Migas.

“Kami berterimakasih kepada SKK Migas dan seluruh pihak sehingga proyek DFO ini dapat selesai lebih cepat,” ujar Ronald. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PDSI Sabet Best Collaboration Excellence 2026, Bukti Kekuatan Sinergi di Sektor Pengeboran Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali menunjukkan taringnya di...

Pertamina NRE Dorong Investasi Energi Bersih ASEAN, Perkuat Kolaborasi Regional

Jakarta, situsenergi.com Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mempertegas komitmennya dalam...

Jakarta Pertamina Enduro Runner-up Proliga 2026, Siap Tancap Gas di Final Four

Jakarta, situsenergi.com Jakarta Pertamina Enduro memastikan posisi runner-up klasemen Proliga putri 2026...

Pasokan Avtur Aman Jelang Lebaran! AFT Halim Jadi Andalan Pertamina Jaga Kualitas BBM Pesawat

Jakarta, situsenergi.com Menjelang lonjakan penerbangan saat Ramadan dan Idulfitri, PT Pertamina (Persero)...