Home ENERGI ANJ Targetkan Kenaikan 10% Produksi CPO Di Tahun Depan
ENERGI

ANJ Targetkan Kenaikan 10% Produksi CPO Di Tahun Depan

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) menargetkan pertumbuhan produksi di tahun depan meningkat sebesar 10% dari realisasi di tahun 2022.

Hingga kuartal III 2022 saja, produksi CPO ANJ sebesar 204.220 metrik ton (mt) atau meningkat dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2021 sebanyak 200.661 mt. Meski diakui penuh tantangan, namun manajemen optimis target kenaikan produksi itu bisa diraih.

“Kami menargetkan pertumbuhan produksi CPO kurang lebih sebesar 10% di tahun 2023,” ujar Direktur Utama ANJ, Kurniawan dalam keterangannya, Kamis (29/12/2022).

Dijelaskan, salah satu tantangan utama di tahun 2023 mendatang adalah cuaca yang diperkirakan lebih ekstrim. Hal tersebut berpotensi menghambat proses penanaman dan panen CPO perusahaan. 

Meski demikian, ANJ tetap optimistis mampu mencatatkan pertumbuhan produksi pada tahun depan. Hal in didukung oleh penambahan area perkebunan yang menghasilkan pada wilayah Papua mulai tahun 2023. Terlebih tren harga yang masih positif dinilai akan turut mengerek kinerja keuangan perseroan di tahun depan.

“Kami perkirakan tren positif produksi CPO akan berlanjut pada kuartal empat 2022,” ujarnya.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...