Home MINERBA Amman Nyatakan Komitmen Selesaikan Smelter pada 2024
MINERBA

Amman Nyatakan Komitmen Selesaikan Smelter pada 2024

Share
Amman Nyatakan Komitmen Selesaikan Smelter pada 2024
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Perusahaan pertambangan PT Amman Mineral Nusatenggara menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan smelter. Meski sempat terhambat akibat pandemi covid-19, Amman optimistis smelter beroperasi pada 2024.

Menurut Head of Corporate Communications PT Amman Mineral Nusatenggara Kartika Octaviana, hingga saat ini progres pembangunan smelter mencapai 47% ini dengan jumlah investasi yang dikucurkan mencapai US$ 465 juta dari total kebutuhan investasi US$ 982 juta.

“Kami tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan smelter, apalagi pendanaan juga sudah tersedia” kata Kartika Octaviana kepada wartawan di Jakarta.

Diakui bahwa pandemi Covid-19 membuat sejumlah pertemuan tatap muka untuk membahas spesifikasi teknik dan rekayasa yang akan berdampak pada timeline pengerjaan konstruksi, serta keterlambatan dalam proses negosiasi dan financial statement decision.

Sementara pada tahun ini, tantangan semakin besar dengan adanya konflik Ukraina-Rusia juga turut mempengarug beberapa hal, yakni terhambatnya supply chain, antara lain meningkatnya biaya mobilisasi barang dan manusia, kekurangan container hingga penutupan port,. Akibatnya mobilisasi peralatan dan perlengkapan besar yang sangat penting untuk konstruksi smelter terutama dari Eropa mengalami keterlabatan dari jadwal awal.

Meski demikian, dia menegaskan, Amman tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan smelter. “Jadi, kalau ada yang beranggapan kami tak serius bangun smelter, itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.

Capaian verifikasi 6 bulan selalu melampaui target dan pembangunan camp telah selesai pada Oktober 2022 lalu. Konstruksi smelter dan fasilitas pendukung juga telah dimulai sejak Juli 2022 dengan pemasangan tiang pancang antara lain instalasi fasiliras special water , berupa air desalisasi dan demineralisasi.

Dia juga mengungkapkan, pesanan pembelian (purchase order) untuk long lead equipment telah dieksekusi, Dan yang lebih penting adalah, sudah dilakukan penandatanganan kesepakatan untuk pembiayaan sindikasi dari bank dan perusahaan telah melakukan proses rekrutmen secara bertahap yang disesuaikan dengan tahap konstrksi , bekerja sama dengan pemerintah KSB dan NTB.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...

PTBA Patok Target Jumbo 49,5 Juta Ton, Siap Gebrak Pasar Spanyol Hingga Rumania

​Jakarta, Situsenergi.com Emiten pertambangan batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk...

Penjualan Batubara Dongkrak Kinerja RMK Energy 2025, Laba Tembus Rp245 Miliar

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan...

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Kemendag Ungkap Pemicu Utamanya

Jakarta, situsenergi.com Kenaikan harga komoditas tambang kembali terjadi. Kementerian Perdagangan resmi menaikkan...