Home MIGAS Kinerja Ekspor Produk Migas dan Tambang Februari 2022 Lalu Positif
MIGASMINERBA

Kinerja Ekspor Produk Migas dan Tambang Februari 2022 Lalu Positif

Share
Kinerja Ekspor Produk Migas dan Tambang Februari 2022 Lalu Positif
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan pada bulan Februari 2022 terdapat dua sektor yang mencatatkan kinerja kurang baik lantaran ekspornya turun. Namun di saat yang sama juga ada dua sektor yang tumbuh positif yaitu sektor migas dan pertambangan.

Untuk dua sektor yang kinerjanya negatif adalah pertanian dan industri pengolahan. Pada Februari 2022 lalu keduanya mengalami penurunan ekspor masing – masing sebesar 10,16 persen dan 1,23 persen apabila dibandingkan kinerja pada Januari 2022.

Kepala BPS, Margo Yuwono, mengatakan pada periode itu nilai ekspor produk pertanian hanya sebesar USD0,34 miliar. Sedangkan nilai ekspor industri pengolahan sebesar USD15,53 miliar. Meski begitu untuk kinerja ekspor secara tahunan keduanya justru positif dimana terjadi kenaikan masing – masing 10,36 persen dan 27,95 persen.

“Yang menyebab penurunan ekspor sektor pertanian dan perkebunan itu antara lain komoditas kopi yang turun 13,02 persen dan buah – buahan tahunan turun 13,08 persen,” ujar Margo dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/3/2022).

Kemudian untuk sektor yang mencatatkan kinerja positif pada Februari 2022 yaitu sektor migas yang tumbuh 10,39 persen menjadi USD0,99 miliar jika dibandingkan Januari 2022. Kemudian industri tambang juga naik ekspornya sebesar 65,82 persen menjadi USD3,60 persen.

“Penyebab tingginya ekspor sektor pertambangan pada Februari kalau dibandingkan Januari 2022 yaitu batubara naik 75,42 persen dan bijih tembaga naik sebesar 319,95 persen,” lanjut Margo.

Lebih lanjut, penyumbang utama kinerja ekspor pada Februari 2022 masih didominasi oleh sektor industri pengolahan yaitu 75,88 persen dari total ekspor sebesar USD20,46 miliar. Kemudian sektor tambang memberikan andil sebesar 17,59 persen.

“Untuk sektor migas memberikan andil 4,85 persen dan pertanian sebesar 1,67 persen dari total ekspor di bulan Februari 2022,” pungkas dia. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Bongkar Kinerja 2025! Produksi Migas Tembus 157 Ribu BOEPD, Laba Nyaris USD 900 Juta

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memamerkan sederet capaian penting sepanjang...

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...