Home MINERBA Batubara RI Akan Terus Menjadi Incaran China
MINERBA

Batubara RI Akan Terus Menjadi Incaran China

Share
Widih, Harga Batubara Naik di Februari
Share

Jakarta, situsenergi.com

Permintaan si emas hitam atau batubara asal Indonesia dipastikan akan menjadi incaran oleh negara – negata pengimpor Komoditas yang satu ini hingga beberapa waktu kedepan.

indonesian Mining Association (IMA) melihat tingginya permintaan batubara akibat penyediaan terbatas sementara yang bisa memberikan suplay terbesar batubara di pasar global sampai hari ini Indonesia dan Australia.

Demand yang terbatas ini juga, Indonesia akan menjadi incaran negara pengimpor batubara dalam hal ini China untuk memenuhi kebutuhan energi negara tersebut.

(IMA)menyebutkan lonjakan batubara yang melesat diatas USD 200 per ton tidak lepas dari efek meningkatnya permintaan batu bara China, Jepang hingga krisis energi Eropa ditengah upaya mendorong EBT.

“Akan tetapi Australia nampaknya masih akan mengalami hambatan produksinya, jadi menurut saya China akan cenderung meminta Indonesia pertama karena jaraknya dekat kedua Indonesia tidak ada konflik of interest ya, yang penting kita bisa jualan, mereka mau membeli,” kata Plt Direktur Eksekutif IMA, Djoko Widajatno, di Jakarta, dikutip Sabtu (09/10/2021).

Dikatakan dia, kondisi ini bisa memberikan 2 dampak ke Indonesia, dimana RI bisa memanfaatkan kenaikan harga dengan meningkatkan ekspor namun disisi lain bisa memberatkan industri dalam negeri yang masih membutuhkan batubara.

Pada perdagangan Rabu (6/10) pekan ini, harga batu bara ICE Newcastle untuk pengiriman Desember 2021 bahkan sempat menyentuh US$ 267 per ton.

Kemudian untuk pengiriman Oktober di level US$ 235, dan pengiriman November US$ 225 per ton.

Menurut data Platts, pasokan baubara termal Indonesia mengetat seiring tingginya permintaan dari Cina. Sehingga harganya pun melesat ke level US$ 102,5 per ton untuk batu bara 4.200 kcal, dan US$ 75,5 untuk 3.800 kcal. Sedangkan batu bara kalori menengah harganya mencapai US$ 166,5 per ton.(SA/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...