Home ENERGI  Fluktuasi Harga Minyak Tak Pengaruhi Investasi Hulu Migas
ENERGI

 Fluktuasi Harga Minyak Tak Pengaruhi Investasi Hulu Migas

Share
President Indonesian Petroleum Association Christina Verchere
President Indonesian Petroleum Association Christina Verchere
Share

Jakarta, situsenergy.com

Harga minyak mentah di pasar dunia perlahan mulai merangkak naik. Kisarannya 60 USD per barel. Apakah membaiknya harga ini berdampak positif bagi iklim investasi hulu minyak dan gas bumi (Migas)?

Menurut mantan President Indonesian Petroleum Association (IPA) Christina Verchere harga minyak tidak bisa dijadikan patokan investasi hulu minyak di Indonesia akan bagus. “Harga mungkin akan berkisar 50 USD – 60 USD per barel. Kita juga tidak tahu harga tersebut bertahan,” kata Verchere dalam pertemuan dengan wartawan, Rabu (6/12) di Jakarta. Sebenarnya seberapa kompetitivenes iklim di Indonesia itulah yang akan menentukan tinggi rendahnya investasi hulu migas.

Dia juga mengapresiasi pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM yang selama ini telah mensupport kegiatan IPA. “Terima kasih kita ucapkan pada KESDM,” tandasnya.

Pihaknya selalu bekerja sama dengan pemerintah guna menjaga industri migas di tengah belum stabilnya harga minyak.

Verchere juga mengapresiasi regulasi pemerintah. Diantaranya soal skema Gross Split yang menggantikan PSC Cost Recovery. Namun dia juga menyatakan bahwa dalam Gross Split belum jelas betul tentang aturan perpajakannya. “Aturan perpajakan belum keluar hingga kini. Jadi, kita belum tahu kelanjutannya,” ujar Verchere seraya mengimbuhkan bahwa perpajakan antara satu lapangan migas dengan lapangan lainnya berbeda-beda. Oleh karena itu, dia tidak bisa mengambil kesimpulan atau penilaian soal aturan perpajakan dalam Gross Split. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...