Home LISTRIK PLN Operasikan GIS Antasari dan SKTT 150 KV
LISTRIK

PLN Operasikan GIS Antasari dan SKTT 150 KV

Share
pln operasikan gis antasari dan sktt 150 kv
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PLN melakukan pemberian tegangan (energize) terhadap instalasi Extension 2 Line Bay_ (LB) Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Antasari dan Jaringan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV CSW II/Antasari – Incomer (Kemang – Duren Tiga) pada Jumat lalu.

Upaya di atas akan memperkuat keandalan pasokan listrik Jakarta, terutama di wilayah Kemang, Antasari, Senayan, hingga Sudirman, serta untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan listrik yang tinggi di Jakarta.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), Ratnasari Sjamsuddin mengatakan, upaya itu dilakukan PLN untuk mendukung kegiatan ekonomi di kawasan itu.
“Daerah ini merupakan salah satu pusat ekonomi dan aktivitas masyarakat yang terbilang sibuk, sehingga kebutuhan listrik terus meningkat. Ini yang kami upayakan untuk terus terpenuhi,” katanya Minggu (20/6).

Menurutnya, secara resmi LB GIS 150 kV Antasari Arah Durentiga #2 energize pada pukul 17.03, dan 17.06 untuk arah Kemang #2. Sedangkan SKTT 150 kV Antasari – Duren tiga #2 tercatat mulai bertegangan pada Pukul 18.17 WIB dan SKTT 150 kV Antasari – Kemang #2 pada Pukul 19.09 WIB.
Ratnasari menambahkan, instalasi ini merupakan pekerjaan menambah dua Bay baru ke arah Duren Tiga dan ke arah Kemang dengan tipe yang sama dengan eksisting GIS 150 kV Antasari.

“Pembangunannya mempunyai tantangan tersendiri, karena membutuhkan padam busbar yang tidak boleh terlalu lama, karena melistriki daerah vital yang membutuhkan listrik prima. Sehingga pekerjaan ini hanya bisa dilakukan akhir pekan,” tambahnya.

Ratnasari menjelaskan lebih lanjut, upayà pengembangan infrastruktur ini tetap memperhatikan aspek lingkungan.

“Target pembangunan infrastruktur memang sangat penting, namun kami upayakan tetap tidak mengganggu estetika lingkungan,” lanjut Ratnasari.

Pembangunan GIS atau Gardu Induk (GI) pasangan dalam ini memungkinkan seluruh peralatan diletakkan di dalam gedung, kecuali trafo. Sedangkan SKTT sendiri instalasinya di bawah tanah, sehingga keduanya tetap tidak mengganggu estetika.

Instalasi dan jaringan listrik ini mendapat pasokan listrik dari GIS 150 kV Duren Tiga dan GIS 150 kV Kemang. Jalur tersebut merupakan bagian dari subsistem Gandul – Cawang.

Diharapkan paska suksesnya pembangunan instalasi dan jaringan ini, akan membuat terjaminnya mutu pelayanan terhadap pelanggan dengan minimalisir pemadaman.

“Karena pada saat kegiatan pemeliharan (maintenance), sebelumnya hanya mengandalkan satu sirkit. Dengan adanya penambahan sirkit, dapat manuver dengan mudah tanpa khawatir Gardu Induk atau trafo padam maupun sistem terganggu,” pungkasnya. (MUL/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Blackout Listrik Jadi Alarm Ketahanan Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com Terjadinya blackout atau padam listrik massal di sejumlah wilayah Indonesia...

Blackout Listrik Mengancam Dunia! RI Bukan Satu-satunya, Negara Ini Pernah Kena Dampak 620 Juta Orang

Jakarta, Situsenergi.com Siapa yang menyangka bahwa pemadaman listrik total atau blackout bukan...

PLN Pastikan Sistem Listrik Sumatra Stabil, Pasokan 5.579 MW Sudah Kembali Mengalir

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sumatra usai...

Sofyano Puskepi Nilai PLN Responsif Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Sumatra

JAKARTA,situsenergi.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria menilai PLN proaktif...