Home MIGAS Lonjakan Kasus Covid Dan Stok AS Bikin Harga Minyak Sedikit Berubah
MIGAS

Lonjakan Kasus Covid Dan Stok AS Bikin Harga Minyak Sedikit Berubah

Share
Minyak Terkoreksi 7 Persen, Imbas Penanganan Covid-19 di Eropa
Minyak Terkoreksi 7 Persen, Imbas Penanganan Covid-19 di Eropa
Share

New York, Situsenergi.com

Harga minyak sedikit berubah pada Rabu, terimbas kabar soal penurunan tajam stok minyak mentah Amerika, abibat pasar yang mempertimbangkan prospek permintaan dengan infeksi virus corona yang masih melonjak di seluruh dunia.

Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 8 sen menjadi USD68,96 per barel, demikian dikutip dari laporan Reuters, Rabu (5/5) atau Kamis (6/5) dini hari WIB.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, turun 6 sen menjadi USD65,63 per barel.

Persediaan minyak mentah Amerika menyusut 8 juta barel dalam sepekan terakhir, melampaui ekspektasi penurunan 2,3 juta barel, menurut Badan Informasi Energi. Ekspor naik menjadi 4,1 juta barel per hari, terbesar sejak Maret tahun lalu, dan produksi penyulingan juga mencapai level tertinggi sejak bulan itu.

“Ada sedikit kekecewaan pada bensin,” kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago. “Tetapi permintaan minyak kembali, dan itu mendapatkan momentum.”

Pembatasan terkait pandemi di Amerika Serikat dan sebagian Eropa berkurang, tetapi infeksi masih meningkat di importir minyak mentah utama India dan Jepang.

Kenaikan harga minyak ke level tertinggi hampir dua bulan didukung peluncuran vaksin Covid-19.

Aktivitas bisnis zona euro meningkat bulan lalu ketika industri jasa yang dominan di blok itu mengabaikan penguncian terbaru dan kembali ke jalur pertumbuhan.

India, konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, berjuang menghadapi lonjakan infeksi Covid-19. Impor minyak negara itu pada Maret naik dari bulan sebelumnya, didukung peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi diperkirakan turun lagi karena penguncian terbaru.

“Jika kita akhirnya melihat penguncian nasional diberlakukan, ini kemungkinan akan memukul sentimen,” kata analis ING Economics. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Bongkar Kinerja 2025! Produksi Migas Tembus 157 Ribu BOEPD, Laba Nyaris USD 900 Juta

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memamerkan sederet capaian penting sepanjang...

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...