Home ENERGI Andang Bachtiar: Presiden Juga Harus Jadi “Panglima” Energi
ENERGI

Andang Bachtiar: Presiden Juga Harus Jadi “Panglima” Energi

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com 

Ketua Bidang Rembuk Pertambangan dan Energi, Andang Bachtiar meminta, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk membenahi sektor pertambangan dan energ.dengan tuntas.

Untuk itu, ia meminta Presiden Joko Widodo untuk turun lansung ke lapangan memantau situasi dini di sektor pertambangan dan energi. “Pak Jokowi harus jadi ‘panglima energi’ seperti dia jadi ‘panglima infrastruktur’. Saran saya agar urusan energi ini jangan diserahkan lagi ke level di bawah Presiden,” kata Andang Bachtiar.

Andang mencontohkan, di biang infrastruktur, misalnya, Presiden Joko Widodo langsung serahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. “Kalau di bidang infrastruktur itu Pak Jokowi cek terus ke Pak Basuki (Menteri PUPR–red),” kata Andang Bachtiar.

Menurut Andang bachtiar, Presiden Jokowi harus bisa memastikan pembangunan sektor pertambangan dan energi melalui visi jangka panjang, sebab sektor tersebut mustahil dibangun dengan kebijakan-kebijakan yang bersifat jangka pendek.

Dalam presentasinya, Andang, berkali-kali menyebutakan, Presideng jangang hanya melihat program kebijakaan jangka pendek semata. “Jangan hanya melihat jangka pendek saja. Karena untuk eksplorasi migas saja itu butuh waktu paling cepat lima tahun lagi baru bisa dinikmati. Harus dikurangi kebijakan yang miopik, tapi harus bervisi lima sampai 10 tahun ke depan,” ungkap Andang.

Ketika menyinggung bauran energi nasional, Adang mengatakan, pemerintah harus mengupayakan pengurangan penggunaan energi berbasis fosil dan beralih ke energi baru terbarukan (EBT). Berdasarkan data  2016, porsi EBT baru 7,7% , sementara pemanfatan energi fosil, porsi minyak bumi sebesar 33,8%, batubara sekitar 34,6%, dan gas bumi mencapai 23,9%.(mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...