Home ENERGI Ekspor Migas Pada Oktober 2020 Terpukul
ENERGI

Ekspor Migas Pada Oktober 2020 Terpukul

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kinerja sektor minyak dan gas (migas) dari sisi ekspor pada periode Oktober 2020 memble. Pasalnya sektor ini menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan ekspor pada periode tersebut. Sementara sektor lain seperti pertanian, industri pengolahan dan pertambangan justru meningkat ekspornya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, mengatakan pada periode Oktober 2020 nilai ekspor produk migas sebesar USD630 juta. Jika dibandingkan dengan periode September 2020 (month to month / mtom), mengalami penurunan sebesar 5,94 persen. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 terjadi penurunan sebesar 26,89 persen.

“Ekspor migas secara year on year (tahunan) turun jauh lebih dalam dibandingkan secara bulanan. Ekspor migas periode Oktober 2020 sebesar USD0,63 miliar dari sebelumnya USD0,67 miliar. Sedangkan secara tahunan dari USD0,86 miliar menjadi USD0,63 miliar,” tutur Setianto dalam konferensi pers virtual, Senin (16/11/2020).

Sementara itu untuk kinerja ekspor sektor pertambangan mulai menunjukkan tren perbaikan. Bahkan sektor ini menjadi yang tertinggi dari sisi peningkatan ekspornya yaitu mencapai 16,98 persen mtom menjadi USD1,55 miliar. Sementara untuk kinerja ekspor sektor pertanian pada periode tersebut tumbuh tipis 1,26 persen menjadi USD0,42 miliar (mtom). Sedangkan ekspor produk industri pengolahan hanya tumbuh 2,08 persen (mtom) menjadi USD11,79 miliar.

Dari struktur ekspornya tidak banyak berubah, sektor industri pengolahan menjadi yang paling dominan kontribusinya terhadap total ekspor yaitu mencapai 81,91 persen. Sementara sektor pertambangan memberikan andil sebesar 10,80 persen, sektor migas andilnya 4,37 persen dan dari sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar 2,92 persen. Seperti diketahui total ekspor periode Oktober 2020 adalah sebesar USD14,39 miliar.

“Struktur ekspor menurut sektor didominasi oleh ekspor non migas dengan menyumbang 95,63 persen dari total ekspor pada periode itu,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...