Home ENERGI DPR Sebut Rakyat Masih Butuh Program Subsidi LPG 3 Kg
ENERGI

DPR Sebut Rakyat Masih Butuh Program Subsidi LPG 3 Kg

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menyatakan program subsidi komoditas elpiji tiga kilogram masih diperlukan oleh rakyat sehingga jangan sampai ada wacana untuk menghapuskannya karena yang diperlukan adalah memperbaiki sistem penyalurannya.

“Subsidi komoditas gas elpiji tiga kg masih dibutuhkan rakyat. Namun demikian, Pemerintah harus memperbaiki target penerima agar Penerima gas LPG tiga kg sesuai dengan target yaitu kelompok masyarakat miskin, atau rentan miskin, dan atau tidak mampu atau kurang mampu,” kata Ecky Awal Mucharam dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Untuk itu, Ecky menginginkan agar otoritas terkait juga dapat betul-betul menjaminkan ketersediaan gas LPG 3 kg tersebut kepada rakyat yang berhak menerima dengan harga yang terjangkau.

Ia juga menekankan, fraksinya merekomendasikan agar subsidi listrik untuk rakyat pengguna listrik 450 VA dan 900 VA terus dilanjutkan.

“Ini sangat penting untuk menjaga daya beli rakyat terbawah yang sedang terpukul berat akibat pandemi ini. Sehingga kebutuhan dasar energi mereka tetap terpenuhi dengan biaya yang rendah agar mereka tetap produktif,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisi VII DPR RI mempertanyakan mengenai kuota elpiji tiga kilogram (kg) kepada Kementerian ESDM dalam rapat kerja di Jakarta, Rabu (2/9).

Hal yang dipertanyakan adalah keputusan pemerintah untuk kuota elpiji tahun anggaran 2021. Dalam Nota Keuangan 2021, pemerintah memutuskan untuk menurunkan kuota elpiji 3 kg menjadi 7 juta metrik ton.

Sedangkan pada Juni 2020 telah disepakati untuk elpiji 3 kilogram jumlahnya berada di antara rentang 7,5 juta – 7,8 juta metrik ton. “Kuota elpiji 3 kilogram seharusnya meningkat setiap tahun, utamanya menghadapi masa pandemi,” kata anggota Komisi VII DPR RI Doni Maryadi.(ERT/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...