Home ENERGI Kegiatan Tambang Harus Perhatikan Lingkungan Hidup
ENERGI

Kegiatan Tambang Harus Perhatikan Lingkungan Hidup

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menekankan kegiatan pertambangan harus selalu memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dan sosial masyarakat.

Hal ini disampaikan Arifin Tasrif dalam acara Pemberian Penghargaan Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Mineral dan Batubara yang Baik Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (29/9).

Menurut dia, biaya yang ditanggung dari kerusakan alam akibat pertambangan tidak akan sebanding dengan manfaat yang didapatkan dari sektor tersebut.

“Perlu saya tekankan sekali lagi bahwa pemerintah selalu memandang bahwa pertimbangan dan kepentingan ekonomi tidak dapat dipertukarkan dengan kerusakan lingkungan ataupun ketidakberlanjutan fungsi lingkungan alam dan fungsi sosial masyarakat,” kata Menteri.

Dikatakan, pengelolaan lingkungan hidup, harapan, dan aspirasi masyarakat pada kegiatan usaha pertambangan harus sejalan dengan upaya perlindungan lingkungan hidup dan hal ini sudah menjadi perhatian masyarakat dunia yang semakin menguat.

“Keinginan masyarakat dunia adalah adanya pengelolaan energi yang lebih ramah lingkungan dan itu sesuai dengan komitmen Indonesia yang bertekad untuk terus mendorong penggunaan energi terbarukan hingga mencapai target 23 persen dalam bauran energi Indonesia pada 2025,” papar Arifin.

Khusus untuk batu bara, kata dia, pemerintah tetap memberikan porsi signifikan dalam bauran energi nasional, seiring dengan peningkatan penggunaan energi baru dan terbarukan.

“Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pengelolaan batu bara nasional yaitu pengutamaan kepentingan dalam negeri, optimalisasi pemanfaatan batubara kualitas rendah, dan upaya hilirisasi yang merupakan kunci optimalisasi komoditas hasil pertambangan,” jelasnya.

“Oleh karena itu, operasi pertambangan yang efisien, produktivitas yang tinggi, risiko keselamatan yang tolerable dan acceptable, akan tetap menjadi parameter kunci dalam operasi pertambangan,” pungkas Arifin Tasrif.(ERT/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...