Home ENERGI Kementerian ESDM Ungkap Subsidi Listrik Turun
ENERGI

Kementerian ESDM Ungkap Subsidi Listrik Turun

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisi VII DPR RI mengusulkan asumsi subsidi listrik tahun 2021 sebesar Rp 50,47 – 54,55 triliun. Lebih rendah dari APBN tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 54,79 triliun.

Menurut Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, penurunan proyeksi subsidi ini hanya dipengaruhi oleh nilai tukar saja. “Penurunan itu kurs saja,” ungkapnya di Kementerian ESDM, Selasa, (7/7/2020).

Ia mengatakan asumsi ini berdasarkan hitung-hitungan seperti biasa dengan beberapa asumsi. Misalnya saja Independent Power Producer (IPP), nilai tukar sehingga subsidi nampak seolah-olah turun. “Itu hitungan biasa saja karena asumsinya berapa, IPP, kurs yang mempengaruhi, seolah-olah turun,” jelasnya.

Hal ini, kata dia justru baik karena negara menghemat subsidi kepada masyarakat. Namun dengan tidak mengurangi subsidi kepada masyarakat. “Kita malah senang (lebih irit), tidak kemudian mengurangi jatah masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan dengan penetapan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran serta mendukung asumsi makro yang baik dan efisiensi PLN, subsidi listrik dan biaya pokok penyediaan dipastikan turun 2021.

“Meskipun tidak ada pencabutan subsidi dan sama dengan kebijakan subsidi 2020 penerapan ke 25 golongan. Usulan RAPBN tahun 2021 sebesar Rp 50,47 – Rp 54,55 triliun,” ucapnya dalam Raker di Komisi VII, beberapa waktu lalu.(Mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...