Home ENERGI Di Tengah Pandemi, PLN Genjot Penyelesaian Pembangunan Ttansmisi di Kalbar
ENERGI

Di Tengah Pandemi, PLN Genjot Penyelesaian Pembangunan Ttansmisi di Kalbar

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

PLN terus menggenjot pengerjaan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Ketapang – Kendawangan dan SUTT 150 kV Tayan – Sanggau di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan menerapkan protokol kelehatan untuk menghindari penyebaran COVID-19, PLN terus menyelesaikan infrastruktur guna memperkuat di sisi utara dan selatan Kalimantan Barat.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar), Rachmad Lubis menyebutkan, nantinya jika beroperasi  SUTT 150 kV transmisi ini dapat meningkatkan daya sistem dari 428,3 MW ke 445,1 MW.

Saat ini, pembangunan SUTT 150 kV Ketapang – Kendawangan yang berada di sisi selatan Kalimantan Barat saat ini telah mendapatkan Rekomendasi Laik Bertegangan dalam Rangka Pengujian Sistem (RLBPS), sebagai tahapan sebelum jaringan transmisi tersebut dapat beroperasi penuh.

SUTT 150 kV Ketapang – Kendawangan 150 kV yang berada di sisi Kalimantan Barat memilki 189 tower, membentang sepanjang 65,73 km melintasi 14 desa, 3 kecamatan, dan 1 kabupaten. Saat ini, jaringan tersebut telah mendapatkan Rekomendasi Laik Bertegangan dalam Rangka Pengujian Sistem (RLBPS). Jaringan transmisi ini akan terhubung ke SUTT 150 kV Ketapang – Sukadana melalui Gardu Induk (GI) 150 kV Ketapang yang terlebih dahulu telah selesai dibangun.

“Jaringan SUTT 150 kV Ketapang – Kendawangan 150 kV ini akan selesai lebih dahulu dibandingkan dengan SUTT 150 kV Tayan – Sanggau,” tutur Rachmad Lubis dalam keterangan persnya yang diterima Situsenergy.com di Jakarta, Sabtu (12/6).

Selain itu, SUTT 150 kV Tayan – Sanggau yang berada di sisi utara Kalimantan Barat telah mencapai 96 persen tahap pengerjaan. Total terdapat 235 tower yang berdiri dengan panjang jaringan mencapai 77,58 km yang membentang di 19 desa, 5 kecamatan, dan 1 kabupaten. Jaringan transimisi ini akan menyalurkan listrik dari Gardu Induk (GI) 150 kV Tayan dan Sanggau.

Beroperasinya jaringan-jaringan transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan dan kestabilan listrik serta mendukung berbagai aktivitas keseharian masyarakat diberbagai bidang. Pasokan listrik yang andal juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik.(MUL/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

Kado Tahun Baru! Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) membuka awal 2026 dengan menurunkan harga bahan...

PLTS Percontohan Diluncurkan Di Pulau Sembur

Batam, Situsenergi.com Kementerian Koperasi bersama Pertamina melalui Pertamina NRE meluncurkan Pembangkit Listrik...